Gerakan Konsumen Indonesia
The only thing necessary for the triumph of evil is for good men to do nothing. (Kejahatan hanya bisa terjadi ketika orang baik tidak berbuat apa-apa). ---Edmund Burke

KPPU Nilai Ada Kartel Harga

Jum'at, 05 Februari 2010 , 08:56:00

Terkait Kelangkaan dan Tingginya Harga Semen di Kaltim

BALIKPAPAN-Komite Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Balikpapan tengah melakukan penyelidikikan terhadap tingginya harga semen disejumlah daerah di Indonesia termasuk Kaltim terkait kelangkaan dan melonjaknya harga semen di pasaran. Indentifikasi ini dilakukan karena kelangkaan dan tingginya harga kerap terjadi saat mendekati pergantian dan awal tahun.

“Ini sudah menjadi perkara dugaan kartel semen dan sedang diperiksa di KPPU pusat,” kata Ketua KPPU Balikpapan, Anang Triyono, melalui pesan singkatnya kepada Metro, kemarin. Dijelaskan, proses pendahuluan telah dilakukan tahun ini . Sehingga proses identifikasi ini akan terus dilakukan agar persoalan menemukan titik terang.

Sejumlah merek semen yang masuk dalam pengamatannya diantaranya semen Tonasa, Holcim, Gresik, Bosowa, Tiga roda dan beberapa jenis semen lainnya. Ia menuturkan, penyelidikan ini ditempuh berdasarkan inisiatif KPPU, yang menduga kelangkaan semen terjadi karena adanya praktik kartel harga.

Jika benar, tambah Anang Triyono yang saat dihubungi Metro tengah berada di Jakarta, pihak terkait bakal dikenakan Undang-Undang Nomor 5 tahun 1999 tentang Praktik Monopoli dan Persaingan Tidak Sehat. Mengingat, Kaltim termasuk daerah yang sedang dirundung kelangkaan pasokan dan kenaikan harga semen, yang kisarannya mencapai Rp 75 ribuan per sak, memaksa KPPU agar identifikasi terhadap harga semen oleh KPPU pusat juga dilaksanakan di Kaltim.

Seperti yang diwartakan sebelumnya, meski PT Surya jaya, distributor semen Tonasa area Balikpapan-Samarinda-NTB, sudah memasok sekira 6.300 ton semen, namun faktanya pasokan ini tidak mampu memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat. Ini yang membuat semen khususnya Tonasa langka di pasaran. “Kalau di Balikpapan, ini karena kapal pengangkut semennya yang tidak ada, kalau sudah ada baru pasokan semen disini bisa normal lagi.

Soal kapan waktunya, kamipun belum bisa menjawab,” beber Asisten Direktur PT Surya Jaya, Gusti Sukanada. Untuk memenuhi permintaan, dalam waktu dekat pihaknya akan mendatangkan pasokan dalam jumlah besar sekirar 10 ribu ton. Hanya saja, jumlah ini, aku Gusti masih belum mampu memenuhi permintaan. “Kita tidak bisa berbuat banyak kalau kebutuhannya masih lebih besar dari pasokan,” tuturnya.

Selain semen Tonasa, beberapa hari terakhir, semen Gresik juga ikut melonjak naik. CV Kencana Jaya, distributor semen Gresik untuk wilayah Balikpapan-PPU-Grogot diketahui saat ini melepas harga semen Rp 56-58 ribu per zak isi 50 Kg dari sebelumnya Rp 54 ribu per zak. “Kalau cuaca sudah kembali normal, baru pengiriman bisa kembali lancar dan pasokan terpenuhi dan perkiraan akan normal pertengahan Februari ini,” tutur Pimpinan CV Kencana Jaya, Sukardi.(dra)

http://www.metrobalikpapan.co.id/index.php?mib=berita.detail&id=30362
0 comments:

Post a Comment

Selamat Datang

Blog ini diproyeksikan untuk menjadi media informasi dan database gerakan konsumen Indonesia. Feed-back dari para pengunjung blog sangat diharapkan. Terima kasih.

Followers


Labels

Visitors

You Say...

There was an error in this gadget

Recent Posts