Gerakan Konsumen Indonesia
The only thing necessary for the triumph of evil is for good men to do nothing. (Kejahatan hanya bisa terjadi ketika orang baik tidak berbuat apa-apa). ---Edmund Burke

Lima Sistem Siaga, Tiga Defisit


2009-07-07

[JAKARTA] Kondisi kelistrikan sistem Jawa Madura dan Bali (Jamali) menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 8 Juli, berada dalam kondisi normal.

Akan tetapi, lima sistem kelistrikan di luar Jamali, seperti Sistem Sumatera bagian Utara, Kendari, Maluku dan Maluku Utara, Kupang, dan Jayapura, berada dalam kondisi siaga.

Sementara itu, tiga sis-tem berada pada kondisi defisit, yaitu Sistem Sumatera bagian Tengah (Sumatera Barat dan Riau), Barito dan Lombok.

"Kondisi defisit disebabkan menurunnya daya mampu pembangkit listrik tenaga air (PLTA) karena menurunnya level permukaan air waduk atau danau pada musim kemarau," ujar Direktur Utama PT PLN Fahmi Mochtar di Jakarta, Senin (6/7).

Untuk mengatasi defisit, PLN sudah menyiapkan mobil genset di daerah-daerah yang diperkirakan akan me-ngalami penurunan. Pada sistem kelistrikan yang mengalami kondisi defisit, lokasi-lokasi strategis yang telah ditetapkan, seperti kantor atau rumah gubernur, bupati, dan wali kota, kantor KPUD, dan lokasi pemungutan suara tetap dijaga kontinuitas pasokan tenaga listriknya.

"Diupayakan tidak terjadi pemadaman di pelanggan rumah tangga. Kami menyiapkan posko regu pemeliharaan yang siaga sepanjang waktu, menyiagakan mobile genset dan diupayakan tidak terjadi pemadaman pada konsumen listrik rumah tangga dengan melakukan load curtailment pada pelanggan industri dan bisnis," katanya.

Dituturkan Fahmi, sejak H-7 diupayakan sudah tidak ada pemeliharaan pembangkit dan jaringan tenaga listrik yang dapat mengakibatkan gangguan pelayanan, kecuali pekerjaan untuk perbaikan kerusakan. Secara umum, kondisi kelistrikan sistem Jamali selama Pemilu normal.

Beban puncak sistem Jamali normalnya 16.500 megawatt (MW). Namun, diungkapkan Fahmi, pada waktu Pilpres 8 Juli nanti beban puncak diperkirakan mengalami penurunan karena kantor-kantor libur.

Beban puncak diperkirakan hanya mencapai 13.700 MW atau 17% lebih rendah dari hari kerja normal. Dengan demikian, pada hari-H tersedia cadangan operasi yang relatif besar, yaitu kurang lebih 3.500 MW.


Stok BBM Aman

Sementara itu, untuk me-ngantisipasi ketersediaan BBM Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas dan PT Pertamina membentuk satgas yang siaga selama 24 jam mulai tanggal 1-15 Juli 2009 di setiap region pemasaran dan niaga.

Stok BBM per 4 Juli 2009 tetap aman. Dengan demikian, diharapkan pendistribusian BBM ke SPBU dapat berjalan lancar dan ketersediaan BBM di SPBU terjamin selama pelaksanaan pemilu.

Kenaikan konsumsi BBM yang mencolok menjelang pemilihan presiden dan wakil presiden adalah premium dan avtur berkisar 20-25%. Peningkatan terjadi di sektor transportasi darat dan udara di daerah tujuan wisata. [D-11]

http://www.suarapembaruan.com/index.php?detail=News&id=9040
0 comments:

Post a Comment

Selamat Datang

Blog ini diproyeksikan untuk menjadi media informasi dan database gerakan konsumen Indonesia. Feed-back dari para pengunjung blog sangat diharapkan. Terima kasih.

Followers


Labels

Visitors

You Say...

Recent Posts