Komisi DPR bidang energi bersepakat dengan Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral bahwa asumsi subsidi listrik 2009 sebesar Rp 60,43 triliun. Keputusan soal subsidi listrik 2009, yang diambil pada Rabu (17/9) pagi ini, sempat tertunda dalam tiga kali rapat kerja. Besaran subsidi sesuai usulan pemerintah, meski beberapa komponen di dalam subsidi itu berubah dari usulan awal setelah masuknya asumsi optimalisasi gas.
Hasil yang diterima Tempo memperlihatkan beberapa perubahan komponen, antara lain, subsidi tahun berjalan 2009 diasumsikan Rp 59,13 triliun. Jumlah ini ditambah kekurangan subsidi 2007 dan 2008 sebesar Rp 5,48 triliun sehingga totalnya mencapai Rp 64,61 triliun.
Dari jumlah itu, diasumsikan penghematan listrik mencapai Rp 6,17 triliun, sehingga totalnya Rp 58,44 triliun. Meski bisa menekan subsidi menjadi hanya Rp 58,44 triliun, pemerintah tetap meminta subsidi dihitung dengan menggunakan usulan awal Rp 60,43 triliun.
By: Agoeng Wijaya
Source: www.tempointeraktif.com, 17 September 2008
Hasil yang diterima Tempo memperlihatkan beberapa perubahan komponen, antara lain, subsidi tahun berjalan 2009 diasumsikan Rp 59,13 triliun. Jumlah ini ditambah kekurangan subsidi 2007 dan 2008 sebesar Rp 5,48 triliun sehingga totalnya mencapai Rp 64,61 triliun.
Dari jumlah itu, diasumsikan penghematan listrik mencapai Rp 6,17 triliun, sehingga totalnya Rp 58,44 triliun. Meski bisa menekan subsidi menjadi hanya Rp 58,44 triliun, pemerintah tetap meminta subsidi dihitung dengan menggunakan usulan awal Rp 60,43 triliun.
By: Agoeng Wijaya
Source: www.tempointeraktif.com, 17 September 2008

Post a Comment