Kamis, 11 Juni 2009 | 15:59 WIB
Jakarta - SURYA - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mendesak pemerintah membentuk Lembaga Mediasi Pelayanan Rumah Sakit, untuk menampung keluhan masyarakat atas pelayanan yang kurang baik. “Wadah ini sangat penting untuk penyampaian keluhan bila konsumen atau pasien merasa tidak mendapat pelayanan kesehatan optimal dari rumah sakit,” kata Sudaryatmo, anggota pengurus harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) di Jakarta, Rabu.
Selama ini, kata Suryadatmo, masyarakat pasien tidak tahu harus mengadu ke mana, bila mendapatkan perlakuan yang kurang menyenangkan serta pelayan tidak optimal. “Tak heran bila kemudian terjadi seperti kasus Prita, dia yang mencurahkan keluhannya melalui media internet tetapi pada akhirnya berujung diproses hukum,” kata Surdayatmo.
Produk barang dan jasa saja, katanya, ada tempat pengaduan melalui instansi terkait bahkan hingga ke kabupaten/kota dengan apa yang dinamakan “pos pengaduan konsumen.
Guna mendukung lembaga mediasi tersebut bekerja, kata Surdayatmo, maka perlu distandarisasikan pelayanan kesehatan di Indonesia.
“Standarisasi pelayanan rumah sakit Indonesia penting selain berguna bagi masyarakat pasien juga bagi rumah sakit itu sendiri dapat mengevaluasi seberapa jauh pencapaian terhadap pelayanan pasien,” katanya. Ajeng Kesuma dari Yayasan Penguatan Partisipasi Inisiatif dan Kemitraan Masyarakat (Yappika) mengatakan pembentukan lembaga mediasi tersebut merupakan bagian memperbaiki pelayanan publik yang masih memprihatinkan di Indonesia.
“Pelayanan terhadap publik di Indonesia masih kurang optimal, untuk itu pemerintah dan DPR supaya memberi perhatian lebih terhadap RUU Pelayanan Publik menjadi Undang Undang yang sudah lama parkir dan hingga kini tak tahu juntrungannya,” kata Ajeng. /ant
http://www.surya.co.id/2009/06/11/ylki-desak-bentuk-lembaga-mediasi-pelayanan-rumah-sakit.html

Post a Comment