Kamis, 02 Juli 2009 17:30 WIB
Penulis : Jajang
JAKARTA--MI: Sedikitnya tujuh sektor industri manufaktur yang berpeluang masuk dalam Daftar Negatif Investasi (DNI).
"Ada tujuh sektor yang kami usulkan seperti industri rokok, industri gula rafinasi, industri pulp (kertas)," ujar Menteri Perindustrian Fahmi Idris usai rapat koordinasi di kantor Menteri Koordinator Perekonomian, Jakarta, Rabu (1/7) malam.
Namun Fahmi tidak menjelaskan lebih lanjut alasan pemilihan ketujuh sektor dan empat sektor lain yang tidak disebutkannya.
Menurut Fahmi, dalam rapat yang membahas sinkronisasi revisi peraturan presiden (Perpres) Nomor 77 Tahun 2007 tentang Daftar Negatif Investasi (DNI) tersebut, pemerintah menargetkan bisa menyelesaikan revisi tersebut dalam jangka waktu dua minggu ke depan.
"Intinya dalam dua minggu ini akan selesai. Yang masih perlu sinkronisasi di antaranya Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, Departemen Kesehatan, dan Departemen PU. Kalau dari Perindustrian tidak ada masalah," ujar Fahmi. (Jaz/OL-04)
http://www.mediaindonesia.com/read/2009/07/07/83258/4/2/Depperin-Usulkan-Tujuh-Industri-Masuk-DNI

Post a Comment