Gerakan Konsumen Indonesia
The only thing necessary for the triumph of evil is for good men to do nothing. (Kejahatan hanya bisa terjadi ketika orang baik tidak berbuat apa-apa). ---Edmund Burke

DNI Minuman Keras Sulit Dicabut

Kamis, 16/07/2009 17:25 WIB

Jakarta - Pemerintah nampaknya masih akan sulit mengeluarkan daftar negatif investasi (DNI) untuk sektor investasi minuman beralkohol. Sampai saat ini pemerintah masih mempertimbangkan desakan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) agar sektor minuman beralkohol tetap masuk DNI.

"Harus dibicarakan dulu dengan MUI, karena kalau tidak akan repot itu," kata Dirjen Industri Agro dan Kimia Departemen Perindustrian Benny Wahjudi saat ditemui di kantor Menko Perekonomian, Kamis (16/7/2009).

Benny mengatakan masalah pencabutan sektor minuman beralkohol dari DNI perlu mempertimbangkan banyak pihak termasuk MUI. Meskipun saat ini sudah banyak desakan para pelaku usaha untuk mencabut sektor minuman beralkohol dari daftar negatif investasi.

"Jadi harus dibicarakan lebih lanjut (MUI), jangan sampai meninggalkan kesan miras akan merajalela," katanya.

Sebelumnya Ketua Kadin Indonesia Komite Inggris dan Eropa Barat Maxi Gunawan mengatakan saat ini Indonesia menempati posisi nomor ke-6 di bawah Thailand sebagai negara yang mengimpor minuman keras terbesar di dunia. Jumlahnya dalam setahun bisa mencapai 100 juta botol.

Menurutnya masalah ketergantungan impor ini seharusnya bisa ditekan dengan dibukanya investasi di bidang minuman beralkohol, namun dengan masih masuknya sektor minuman alkohol masuk DNI akan sulit dilakukan.

(hen/lih)

http://www.detikfinance.com/read/2009/07/16/172545/1166486/4/dni-minuman-keras-sulit-dicabut
0 comments:

Post a Comment

Selamat Datang

Blog ini diproyeksikan untuk menjadi media informasi dan database gerakan konsumen Indonesia. Feed-back dari para pengunjung blog sangat diharapkan. Terima kasih.

Followers


Labels

Visitors

You Say...

Recent Posts