Gerakan Konsumen Indonesia
The only thing necessary for the triumph of evil is for good men to do nothing. (Kejahatan hanya bisa terjadi ketika orang baik tidak berbuat apa-apa). ---Edmund Burke

Jangan Anggap Remeh Sakit Kepala

Labels:
Selasa, 14 Juli 2009 14:17

OLEH: DR KAMELIA FAISAL MARS

JAKARTA - Setiap orang pasti pernah merasakan sakit kepala. Sakit kepala merupakan salah satu gejala yang paling sering dialami sehari-hari. Pada umumnya sakit kepala terjadi hanya sebentar dan akan hilang keesokan harinya. Tetapi ada juga yang sakitnya kambuh lagi sesudah beberapa bulan atau beberapa tahun kemudian.
Sering kali kita cenderung menganggap remeh sakit kepala, dan menganggapnya sebagai gejala kelelahan dan kurang tidur, yang cukup diatasi dengan analgetik atau penghilang nyeri saja.
Sakit kepala terdiri dari berbagai penyebab dan gejala yang timbul juga berbeda–beda. Ini merupakan kejadian yang umum, sehingga jangan terburu-buru menganggap hal ini disebabkan oleh penyakit yang serius.
Sakit kepala yang disebabkan oleh hal yang serius bersifat fungsional dan tidak berhubungan dengan perubahan organis di dalam otak. Walaupun untuk kasus tertentu yang berat, dapat disebabkan oleh gangguan pada otak atau selaputnya. Untuk sakit kepala menahun dan sakit kepala kambuhan, bisa terasa sangat nyeri dan mengganggu, tetapi jarang mencerminkan keadaan yang serius. Namun, jika terjadi perubahan pola atau sumber sakit kepala, misalnya dari jarang menjadi sering, dari ringan menjadi berat, bisa jadi ini merupakan pertanda yang serius dan memerlukan tindakan medis segera.
Timbulnya sakit kepala sebagian besar disebabkan oleh ketegangan otot, gangguan psikis, atau nyeri kepala tanpa penyebab yang jelas. Selain itu, juga dapat disebabkan oleh hal-hal yang berhubungan dengan kelainan pada mata, hidung, tenggorokan, gigi, dan telinga.
Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan perasaan berdenyut di kepala, tetapi jarang menyebabkan sakit kepala menahun. Pada kondisi sakit kepala yang sering terjadi dengan rasa sakit yang serius, dapat disebabkan oleh berbagai macam keadaan seperti tumor, infeksi, trauma kepala, kelelahan pada mata, serta gangguan psikis.
Nyeri kepala yang hebat dapat disebabkan oleh ketegangan atau tekanan pada selaput otak atau pembuluh darah pada selaput otak. Nyeri hebat di seluruh kepala dapat disebabkan oleh radang pada selaput otak. Nyeri kepala hebat yang terlokalisasi bisa disebabkan oleh tumor kepala.

Diagnosis dan Pengobatan
Biasanya dokter dapat menentukan penyebab dari sakit kepala dengan mengetahui riwayat kesehatan penderita dan hasil pemeriksaan fisik. Namun kadang-kadang diperlukan pemeriksaan darah untuk menentukan penyebab pastinya, atau dilakukan fungsi lumbal (pengambilan sejumlah kecil cairan dari tulang belakang/kolumna spinalis untuk diperiksa dengan mikroskop).
Fungsi lumbal ini dilakukan jika diduga penyebabnya adalah infeksi selaput otak, misalnya meningitis. Hanya sebagian kecil sakit kepala yang disebabkan oleh tumor otak, cedera otak, atau berkurangnya jumlah oksigen ke otak. Jika diduga adanya suatu tumor, stroke, atau kelainan otak lainnya, dilakukan pemeriksaan pencitraan otak seperti CT-scan atau MRI.
Untuk pengobatan, pada tahap permulaan, sakit kepala dapat diobati dengan obat pereda sakit/nyeri kepala seperti aspirin, paracetamol 3-4 kali sehari dengan dosis 500–650 mg. Namun jika rasa sakit semakin sering dan hebat, harus dikonsultasikan dengan dokter keluarga Anda atau dokter yang dipercaya.
Sakit kepala beragam jenisnya, mulai dari gejala yang ringan sampai berat. Gejala sakit kepala sinus adalah nyeri di belakang tulang dahi dan atau tulang pipi, sakit kepala cluster (nyeri di sekitar dan di dalam mata), sakit kepala menekan (nyeri kepala seperti diikat tali), sakit kepala migrain (nyeri kepala, mual dan gangguan penglihatan).

Membedakan Jenis
Sakit Kepala
Sakit kepala menekan (tension) terjadi secara hilang timbul, tidak terlalu berat dirasakan di kepala bagian depan maupun belakang, atau penderita merasakan kaku di seluruh kepala. Untuk sakit kepala sebelah (migrain), rasa nyeri biasanya dimulai di dalam dan di sekitar mata atau pelipis, lalu menyebar ke salah satu atau kedua sisi kepala.
Selain itu, biasanya migrain mengenai satu sisi kepala, tetapi dapat pula mengenai seluruh kepala. Sifatnya berdenyut dan disertai dengan hilangnya nafsu makan, mual dan muntah. Apabila diagnosisnya masih meragukan dan sakit kepala baru terjadi, lakukan pemeriksaan CT-scan atau MRI, atau diberikan obat migrain untuk melihat efeknya.
Pada sakit kepala cluster, serangan nyerinya singkat, yaitu sekitar satu jam, nyerinya sangat hebat dan dirasakan di satu sisi kepala. Serangan terjadi secara periodik pada satu bagian kepala (diselingi periode bebas sakit kepala), terutama menyerang pria disertai dengan pembengkakan mata, hidung beringus, dan mata berair pada sisi yang sama. Obat migrain diberikan untuk melihat efeknya (misalnya Sumatri ptan, mestisergid atau obat vasokontriktor, kortokosteroid, indometasin, atau menghirup oksigen).
(bersambung)

Penulis adalah dokter dari PT Pertamina Bina Medika, Jakarta.

http://www.sinarharapan.co.id/cetak/detail-cetak/article/jangan-anggap-remeh-sakit-kepala/
0 comments:

Post a Comment

Selamat Datang

Blog ini diproyeksikan untuk menjadi media informasi dan database gerakan konsumen Indonesia. Feed-back dari para pengunjung blog sangat diharapkan. Terima kasih.

Followers


Labels

Visitors

You Say...

Recent Posts