Gerakan Konsumen Indonesia
The only thing necessary for the triumph of evil is for good men to do nothing. (Kejahatan hanya bisa terjadi ketika orang baik tidak berbuat apa-apa). ---Edmund Burke

Komnas: MOS Rawan Jadi Ajang Kekerasan Siswa

Kamis, 16 Juli 2009 | 13:23 WIB

TEMPO Interaktif, Surabaya - Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak Seto Mulyadi mengatakan kegiatan Masa Orientasi Sekolah rawan menjadi ajang kekerasan bagi siswa baru. "Hanya namanya saja MOS, yang bukan perpeloncoan," kata dia dalam salah satu acara di Surabaya, Kamis (16/7).

Menurut lelaki yang akrab dipanggil Kak Seto ini, pada prinsipnya MOS bertujuan positif untuk memperkenalkan siswa baru pada lingkungan sekolah. Namun, dalam pelaksanaannya kegiatan ini kerap lepas kendali dan menjadi ajang kekerasan terhadap siswa baru. "Korbannya tetap anak-anak," kata dia.

Dalam kasus ini, katanya, pihak penanggung jawab pendidikan, kepala sekolah, guru, maupun Dinas Pendidikan, harus bertanggung jawab terhadap penyimpangan kegiatan MOS.

Seto mengaku cukup prihatin dengan adanya korban jiwa dalam MOS yang diselenggarakan di SMAN 16 Surabaya. Jika dalam pelaksanaannya tidak dapat dikontrol, dia akan mengusulkan pada Menteri Pendidikan agar menghapus kegiatan MOS pada sekolah-sekolah.

Dalam waktu dekat ini, kata dia, Komisi Nasional akan melakukan koordinasi dengan Lembaga Perlindungan Anak Jawa Timur untuk mengusut kasus kematian Roy Aditya Perkasa, 16 tahun, siswa SMAN 16 Surabaya yang meninggal dunia usai mengikuti MOS di sekolah.

"Saya juga kaget dengar kabar itu," kata dia menyatakan keprihatinan adanya MOS yang memakan korban jiwa siswa.

Secara psikologis, menurut Seto, kekerasan MOS dapat mengakibatkan dampak buruk pada anak. Anak akan menyimpan rasa dendam yang akan dilampiaskan pada bawahannya saat kegiatan MOS berikutnya digelar. "Jadi memang seperti sambungan mata rantai," kaa dia.

Mata rantai kekerasan anak ini akan kian sulit diputus jika semua pihak tidak memiliki pehatian serius terhadap penghapusan segala bentuk kekerasan terhadap anak.

ANANG ZAKARIA

http://www.tempointeraktif.com/hg/pendidikan/2009/07/16/brk,20090716-187477,id.html
0 comments:

Post a Comment

Selamat Datang

Blog ini diproyeksikan untuk menjadi media informasi dan database gerakan konsumen Indonesia. Feed-back dari para pengunjung blog sangat diharapkan. Terima kasih.

Followers


Labels

Visitors

You Say...

Recent Posts