Minggu, 02/08/2009 15:15 WIB
Herdaru Purnomo - detikFinance
Jakarta - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) khususnya premium diproyeksikan akan naik pada akhir tahun 2009, terutama didorong oleh kenaikan harga minyak mentah. Namun kenaikannya diperkirakan tidak akan terlalu besar.
"Untuk beberapa bulan kedepan memang belum ada kenaikan, kecuali di akhir tahun nanti. BBM khususnya Premium akan naik tapi masih di bawah Rp 6.500," ujar Ekonom Kepala The Indonesia Economic Intelligence (IEI), Sunarsip dalam Monthly Economic Review Forum IEI di Kantor IEI Jakarta, Minggu (02/07/2009).
Kenaikan tersebut menurut Sunarsip disebabkan karena harga minyak yang terus meningkat mencapai kisaran US$ 70 per barrel. Sunarsip menambahkan, jika nantinya pada akhir tahun 2009 indikator harga minyak dunia tembus di atas US$ 70 per barel, maka Pemerintah harus menaikkan harga BBM.
Menurut Pengamat Ekonomi Politik IEI, Syamsul Hadi, kenaikan harga minyak disebebkan oleh perekonomian AS yang kian membaik. "Selain itu permintaan dari negara China juga terus meningkat," tuturnya.
Untuk saat ini, lanjut Syamsul, kenaikan harga minyak dunia masih bisa ditopang atau masih dalam batas ketahanan APBN. "Jadi untuk saat ini pemerintah belum akan menaikkan harga BBM, selain dari faktor politik yang dapat menyebabkan presiden terpilih yakni SBY tidak dipercaya oleh masyarakat dan partai koalisinya," jelasnya.
Sampai dengan akhir tahun 2009, sambung Syamsul, harga minyak dunia diperkirakan akan tetap pada posisi US$ 65 per barrel.
(dru/dro)
http://www.detikfinance.com/read/2009/08/02/151514/1175902/4/harga-bbm-premium-diprediksi-naik-akhir-2009

Post a Comment