Gerakan Konsumen Indonesia
The only thing necessary for the triumph of evil is for good men to do nothing. (Kejahatan hanya bisa terjadi ketika orang baik tidak berbuat apa-apa). ---Edmund Burke

Sampah Bernilai Ekonomis

Sabtu, 01 Agustus 2009 , 13:04:00

JIKA dikelola dengan baik, sampah kering bisa didaur ulang dan diolah menjadi barang-barang yang berguna dan bermanfaat, serta memiliki nilai ekonomis dan bisa dijadikan contoh untuk industri kecil.

Sriatun Djufri, penerima penghargaan Kalpataru tahun 2008, sebagai pelopor pelestarian lingkungan Kali Brantas Surabaya yang dulu dikenal sebagai daerah yang sangat kotor mengatakan, dengan mengelola sampah, akan mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan menambah sumber pendapatan.

“Kemudian menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kualitas lingkungan, membangun rasa kepedulian terhadap sesama dan meningkatkan derajat kita,” jelasnya, saat sosialisasi kebersihan dan keindahan yang digelar DKPPK Nunukan, kepada masyarakat dan pelajar belum lama ini.

Dikatakan, sampah dibagi menjadi tiga bagian. Yakni sampah basah atau sampah yang mudah terurai dan membusuk. Seperti sisa makanan, sayur dan buah-buahan, sampah kebun dan sampah dapur.

Lalu sampah kering atau sampah yang tidak bisa membusuk dan terurai secara alamiah. Seperti kertas, kardus, plastik, tekstil, karet, kaca, kaleng dan sebagainya. Terakhir, sampah bahan berbahaya dan beracun (B3) atau sampah beracun dan reaktif, yang sangat membahayakan kesehatan. Seperti baterai, cat, pestisida, sampah rumah sakit dan lainnya.

“Sampah kering dapat dimanfaatkan kembali untuk pot tanaman, tempat peralatan, tempat menyimpan barang dan kerajinan tangan yang eksotik dan bernilai ekonomis tinggi,” tambahnya.

Pemanfaatan kembali sampah kering ini, karena sampah tersebut memang benar-benar tak dapat dimanfaatkan (residu).

“Daripada tidak dimanfaatkan sama sekali, lebih baik kita oleh menjadi barang yang lebih berguna,” ajaknya.

Kepala DKPPK Nunukan Usman menjelaskan, sosialisasi kepada masyarakat dan pelajar bertujuan untuk menjaga dan menciptakan budaya bersih dan indah di lingkungan sekitar.

“Serta mengerti dan mau memulai untuk memanfaatkan sampah, sebagai barang-barang yang dapat bernilai ekonomis,” terangnya. (dew)

http://www.kaltimpost.web.id/index.php?mib=berita.detail&id=33366
0 comments:

Post a Comment

Selamat Datang

Blog ini diproyeksikan untuk menjadi media informasi dan database gerakan konsumen Indonesia. Feed-back dari para pengunjung blog sangat diharapkan. Terima kasih.

Followers


Labels

Visitors

You Say...

Recent Posts