a
Rabu, 4 November 2009 | 08:37 WITA
KUPANG, POS KUPANG.Com -- Pemerintah Propinsi (Pemprop) NTT mengusulkan dana sekitar Rp 10 miliar sampai Rp 20 miliar kepada pemerintah pusat untuk pembenahan pipa transmisi dan distribusi air minum di Kota Kupang. Usul itu diharapkan akan diakomodir dalam perubahan APBN 2010 mendatang.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Propinsi NTT, Ir. Andre W Koreh, MT, melalui Kepala Bidang Cipta Karya, Ir. Frans Pangalinan, menjelaskan hal ini kepada Pos Kupang, Selasa (3/11/2009).
"Usul penambahan dana itu masih dalam program dan sudah dalam pembahasan di Jakarta. Mudah-mudahan pemerintah pusat menyetujui usul ini untuk pembenahan jaringan pipa transmisi dan distribusi air minum di Kota Kupang," kata Pangalinan.
Selain mengusulkan penambahan dana dari APBN, jelas Pangalinan, pihaknya juga mengusulkan untuk mengalokasikan dana pendampingan dari Pemprop NTT senilai Rp 3 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk operasional selama enam bulan, termasuk pengoperasian mesin pompa di Tilong serta biaya administrasi.
"Usul ini diharapkan bisa disetujui Dewan dan tim anggaran APBD I NTT, jika ingin ke depan ada perubahan dalam pelayanan air bersih," katanya.
Selain mengusulkan dana ke pemerintah pusat dan dana pendampingan dari APBD I NTT, jelas Pangalinan, pihaknya juga berharap dukungan dana pendampingan dari pemkot dan Pemkab Kupang. Dukungan dana dari pemkot dan Pemkab Kupang ini dimaksudkan untuk membenahi jaringan pipa distribusi ke rumah-rumah pelanggan.
"Percuma kalau dari BLUD-nya sudah baik, sementara jaringan pipa distribusi dari PDAM-nya belum baik dan belum bisa conect," katanya.
Tahun 2009, jelas Pangalinan, pemerintah pusat mengalokasikan dana Rp 3,6 miliar untuk jaringan pipa transmisi dari sumber mata air ke reservoar. "Pipa-pipa ini sudah dipasang mulai sumber mata air Baumata," katanya.
Sebelumnya diberitakan (Pos Kupang, 15/8/2009), sebagai bentuk komitmen dalam menangani infrastruktur di Kota Kupang sebagai ibukota propinsi, Pemerintah Propinsi (Pemprop) NTT telah membentuk Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Pengelolaan Air Minum. Pembentukan badan ini bertujuan meningkatkan pelayanan air minum bagi masyarakat Kota Kupang.
Bentuk koordinasi antara PDAM Kabupaten/Kota dengan BLUD, yakni tanggung jawab BLUD sampai pada jaringan transmisi, yakni mulai dari sumber mata air sampai reservoar atau jaringan transmisi. Sedangkan tanggung jawab PDAM pada jaringan distribusinya.
"Tapi tidak tertutup kemungkinan. Kalau dalam evaluasi ternyata ada masalah dalam distribusinya kepada pelanggan maka BLUD bisa mengintervensi pada jaringan distribusi. Ini dilakukan karena fokus perhatian kita ialah meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," kata Kepala Dinas PU NTT, Ir. Andre W Koreh, MT beberapa waktu lalu. (kas)
http://www.pos-kupang.com/read/artikel/38333/terkait-pembentukan-blud-air-minum-pemprop-usul-dana-rp-20-m

Post a Comment