Rabu, 23-12-09 | 18:38
ENREKANG -- Alokasi anggaran untuk Dinas Pendidikan Kabupaten Enrekang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2010 dipastikan mengalami penurunan yang cukup besar. Dinas Pendidikan Enrekang hanya mendapat jatah anggaran sebesar Rp 33 miliar atau berkurang Rp 4 miliar dibanding alokasi anggaran 2009 yang mencapai Rp 37 miliar.
Kepala Dinas Pendidikan Enrekang, M Arfah Rauf, menjelaskan, pengurangan anggaran akibat penurunan APBD 2010. Pengurangan tidak hanya dialami Dinas Pendidikan, tapi juga seluruh unit kerja lingkup Pemkab Enrekang.
Meski terjadi pengurangan anggaran, kata Arfah, namun masyarakat tidak perlu khawatir karena sejumlah program pendidikan yang disubsidi pemerintah atau pendidikan gratis tidak mengalami perubahan.
Arfah menjelaskan, pengurangan anggaran tersebut hanya terjadi pada sektor pembangunan fisik. Menurut dia, hal itu wajar karena infrastruktur bangunan sekolah di Enrekang sudah tuntas. "Tidak ada lagi bangunan sekolah di Enrekang yang menggunakan lantai tanah dan atap daun sagu," kata Arfah.
Dia menjelaskan, pendidikan gratis hingga tingkat SMA di Enrekang tetap akan berlanjut. Subsidi untuk siswa SMA se-Kabupaten Enrekang termasuk siswa sekolah swasta mencapai Rp 2,5 miliar.
"Untuk siswa SMA sederajat diberikan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp 25 ribu tiap bulan per siswa.
Dengan adanya subsidi ini, maka orangtua siswa akan terbantu dan tidak ada lagi alasan anak-anak untuk tidak sekolah sampai jenjang SMA," ujar mantan Kepala Dinas Perhubungan dan Infokom Enrekang, ini. (kas)
http://www.fajar.co.id/index.php?option=news&id=76856

Post a Comment