14 Desember 2009
ADA beberapa teknologi yang dipakai dalam pembangkitan listrik energi panas bumi (geotermal). Secara umum sistem pembangkitan itu dibagi tiga, yakni pembangkitan uap panas, semburan (gas) cepat, dan sistem putaran biner
Sistem Pembangkit Uap Panas
Pembangkitan listrik uap panas (dry steam power plant) ini adalah sistem pembangkit yang kali pertama ada. Pada tipe ini, uap panas (steam) langsung diarahkan ke turbin serta mengaktifkan generator untuk bekerja menghasilkan daya listrik. Sisa panas yang datang dari production well (sumur produksi) dialirkan kembali ke dalam reservoir melalui injection well (sumur injeksi).
Sistem Pembangkit Semburan Cepat
Secara teknis dikenal sebagai flash steam power plant atau semburan (uap) secara cepat. Pada sistem ini panas bumi yang berupa fluida, misalnya air panas alam (hot spring) di atas suhu 175 derajat Celcius dapat digunakan sebagai sumber pembangkit flash steam power plant.
Fluida panas tersebut dialirkan kedalam tangki flash yang tekanannya lebih rendah sehingga terjadi uap panas dengan laju alir yang tinggi. Uap panas yang disebut dengan flash inilah yang menggerakkan turbin untuk mengaktifkan generator yang kemudian menghasilkan daya listrik. Sisa panas yang tidak terpakai masuk kembali ke reservoir melalui sumur injeksi.
Sistem Putaran Biner
Sistem yang berbeda dengan dua sistem lainnya ini, biasa disebut binary-cycle power plant (BCPP), yang menggunakan prinsip teknologi berbeda dengan dry steam dan flash steam. Pada BCPP, air panas atau uap panas yang berasal dari sumur produksi tidak pernah menyentuh turbin.
Air panas bumi digunakan untuk memanaskan apa yang disebut dengan working fluid pada heat exchanger (pengkonversi panas). Temperatur working fluid kemudian akan meningkat dan menghasilkan uap berupa flash. Uap yang dihasilkan di pengkonversi panas dialirkan untuk memutar turbin yang selanjutnya menggerakkan generator untuk menghasilkan sumber daya listrik.
Uap panas yang dihasilkan pengkonversi panas inilah yang disebut sebagai secondary (binary) fluid. odel ini merupakan sistem aliran tertutup karena tidak ada materi yang dilepas ke atmosfer. Keunggulannya adalah pengoperasiannya yang dapat dilakukan pada suhu rendah, yaitu sekitar 90-175 derajat Celcius. (L Destiara-10)
http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2009/12/14/91508/18/Model-Pembangkitan-Energi-

Post a Comment