Friday, 18 December 2009 08:52
MEDAN - PT Perusahaan Listrik Negara mengakui dalam setahun terakhir manajemen pusat melakukan efisiensi biaya operasional pemeliharaan mesin, namun hal tersebut bukanlah penyebab kerusakan mesin gas turbin yang berada di Sicanang Belawan sehingga pemadaman berlangsung dalam dua pekan terakhir ini.
General Manager PT PLN Pembangkitan Sumatera Bagian Utara, Munir, mengatakan, melainkan pemadaman akibat ada keterlambatan melakukan pemeliharaan mesin gas turbin (GT) di Sicanang sehingga memerlukan perbaikan yang cukup ekstra atau memakan waktu yang cukup panjang.
"Pada dasarnya setiap gas pembangkit atau turbin yang berada di Sicanang Belawan seperti GT 1.1, 1.2, 2.1, 2.2 dapat beroperasi selama 100.000 jam, namun kenyataannya pada mesin GT 1.2 di PLTGU beroperasi lebih dari 100.000 jam atau sekitar 130.000 jam. Hal ini membuat mesin tersebut harus diperbaiki dengan mengganti sparepart," ujarnya, tadi malam.
Perbaikan tersebut, lanjutnya, memakan waktu yang lama berkisar dua bulan lamanya. Hal inilah yang menyebabkan masyarakat atau pelanggan umum selalu terkena pemadaman.
"Seharusnya sebelum Oktober kita telah melakukan pemeliharaan, namun pada bulan tersebut hal itu tidak bisa dilakukan karena berbagai faktor yang pertama adalah ketika masa pemilihan umum, kemudian hari besar keagamaan umat muslim atau Ramadhan, dan lainnya sehingga baru pada Oktober kita melakukan pemeliharaan," lanjutnya.
General manager PT PLN Wilayah Sumut, Manarep Pasaribu, menambahkan akibat kerusakan itu memungkinkan pasokan listrik PLN Wilayah Sumatera Utara beberapa waktu belakangan mengalami penurunan atau berkurangnya kemampuan pasokan listrik sebesar 272 Megawatt (MW).
"Dengan kondisi ini, PLN dengan terpaksa harus melakukan pemadaman listrik bergilir,” ujarnya.
Manajemen PT PLN Regional Sumbagut, lanjutnya, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan tersebut. Dan mengimbau kepada seluruh masyarakat Sumatera Utara untuk tetap melakukan penghematan pemakaian listrik guna mengurangi kekurangan pasokan daya listrik. "Kita berupaya keras pada 25 Desember nantinya tidak ada pemadaman,” terangnya.
(dat02/waspada)
http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=74836:pln-terlambat-lakukan-pemeliharaan-mesin&catid=77:fokusutama&Itemid=131

Post a Comment