Jum'at, 25 Desember 2009, 18:14 WIB
VIVAnews - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memperkirakan konsep pengembangan kelistrikan yang diusung Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) terpilih Dahlan Iskan memungkinkan tarif dasar listrik (TDL) untuk tidak mengalami kenaikan.
"Dengan precondition yang disiapkan, dari sisi peluang saja berpotensi," ujar Menteri BUMN Mustafa Abubakar di Kantor Pusat PLN, Jalan Trunojoyo, Jakarta.
Menurut Mustafa, peluang untuk tidak menaikan TDL berasal dari rencana manajemen baru mengalihkan sumber pasokan bahan bakar dari Bahan Bakar Minyak (BBM) ke gas. Sumber lain adalah target direksi baru PLN untuk menagih utang maupun menyelesaikan utang ke pemerintah.
Peluang lainnya adalah rencana pemerintah melalui Departemen Keuangan yang akan mengajukan penambahan margin sebesar 3 persen untuk PLN pada tahun 2010.
Sebagai catatan, penghematan dari pengalihan BBM menjadi gas bisa memberikan pemasukan kepada PLN sebesar Rp 15 triliun. Sementara kenaikan margin hingga 3 persen bisa memberikan peluang PLN memperoloeh kredit hingga Rp 21 triliun atau sebesar Rp 3 triliun per 1 persen margin.
Sementara itu, Dahlan Iskan memilih untuk tidak berkomentar mengenai penilaiannya terhadap perbedaan tarif yang mencolok diantara kelas pelanggan listrik PLN.
"Itu bagian dari rapat direksi baru nanti, tentu tidak bisa diungkapkan sekarang karena masalah itu sangat peka, kalau tidak dirundingkan dengan direksi sangat tidak baik," katanya.
http://bisnis.vivanews.com/news/read/116191-tarif_dasar_listrik_berpeluang_tak_naik

Post a Comment