Sabtu, 02 Januari 2010 08:19 WIB
WASHINGTON--MI: Penduduk Ibu Kota Amerika Serikat (AS), Washington, harus merogoh saku lebih dalam ketika mereka pergi berbelanja makanan. Ini setelah kota itu memberlakukan biaya US$5 sen bagi setiap tas plastik yang dikeluarkan oleh toko.
Tindakan yang diberlakukan pada 1 Januari 2010 dan gagasan pertama yang dilaksanakan di AS tersebut, dimaksudkan untuk membuat konsumen menanggung biaya kebersihan bagi tas itu. Saat ini, kantong plastik diberikan secara cuma-cuma saat konsumen berbelanja.
Tas plastik, meskipun populer di kalangan orang yang berbelanja, seringkali berakhir menyangkut di cabang pohon, nyantol di tiang listrik, mengotori sungai, dan menyumbat saluran air. "Saya menandatangani peraturan ini pada Juli untuk memangkas sampah tas yang mengotori saluran air kita," kata Wali Kota Adrian Fenty dalam pernyataan pada Desember.
Ia mengatakan salah satu saluran air utama kota, yakni Sungai Anacostia di kota tersebut, telah dipenuhi tas plastik belanjaan. "Penelitian kami memperlihatkan tas plastik adalah komponen utama sampah di Sungai Anacostia," kata Maureen McGowan, Direktur sementara Departemen Lingkungan Hidup kota Washington.
Fenty menyatakan sebagian uang yang dikumpulkan akan dikeluarkan untuk membersihkan Sungai Anacostia. "Kami ingin setiap orang mengetahui bahwa anda dapat menyelamatkan sungai tersebut dengan lima sen, kecuali anda membawa sendiri tas yang dapat digunakan kembali ke toko," kata Wali Kota. (Ant/OL-04)
http://www.mediaindonesia.com/read/2010/01/02/114750/39/6/Bawa-Kantong-Plastik-Warga-Washington-Disuruh-Bayar-

Post a Comment