Gerakan Konsumen Indonesia
The only thing necessary for the triumph of evil is for good men to do nothing. (Kejahatan hanya bisa terjadi ketika orang baik tidak berbuat apa-apa). ---Edmund Burke

Hatta Rajasa: Ada Program Pengalihan Subsidi

Jumat, 29 Januari 2010 | 21:40 WIB

JAKARTA | SURYA Online - Pemerintah tidak berniat menghilangkan seluruh jenis subsidi yang saat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat kalangan ekonomi menengah ke bawah, mulai dari subsidi pupuk, listrik, hingga bahan bakar minyak atau BBM.

Peta jalan atau roadmap kebijakan subsidi yang saat ini disusun pemerintah sebagai bagian dari Program 100 Hari di sektor ekonomi dimaksudkan hanya untuk mengalihkan subsidi yang sudah ada pada mekanisme baru yang diperkirakan jauh lebih akurat.

“Saya tegaskan adanya program pengalihan subsidi itu bukan berarti kami akan menghilangkan subsidi, namun hanya akan nada pengalihan,” kata Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa di Jakarta, Jumat (29/1/2010).

Dalam Program 100 Hari tersebut ditetapkan bahwa roadmap yang disusun antara lain tentang pengurangan subsidi BM, kemudian roadmap pengalihan subsidi listrik secara bertahap dari tahun 2010 hingga 2014. Dan mempersiapkan konsep subsidi langsung kepada petani.

“Selama ini, anggaran subsidi cenderung meningkat dan membebani keuangan negara, namun pemanfaatannya kurang tepat sasaran. Oleh karena itu diperlukan kebijakan pengurangan subsidi listrik dan BBM,” ujar Hatta.

Pengurangan subsidi BBM dapat dilakukan melalui distribusi BBM bersubsidi secara tertutup untuk golongan pengguna tertentu atau pola subsidi langsung. Adapun sasaran subsidi listrik akan lebih dipertajam pada masyarakat berpenghasilan rendah yang benar-benar membutuhkan dan hanya memenuhi kebutuhan tenaga listrik.

Hingga setahun ke depan pemerintah berharap tidak ada perubahan harga BBM dalam negeri. Atas dasar itu, subsidi BBM akan ditambah sebesar Rp 28 triliun dari anggaran semula Rp 59 triliun. Sedangkan public service obligation (PSO) listrik untuk PLN dinaikkan Rp 15,4 triliun dari semula Rp 37,8 triliun menjadi Rp 53,2 triliun. Meski subsidi BBM dan listrik naik, pemerintah akan mendapatkan tambahan penerimaan akibat kenaikan harga minyak sekitar Rp 39 triliun.

oin/kcm

http://www.surya.co.id/2010/01/29/hatta-rajasa-ada-program-pengalihan-subsidi.html
0 comments:

Post a Comment

Selamat Datang

Blog ini diproyeksikan untuk menjadi media informasi dan database gerakan konsumen Indonesia. Feed-back dari para pengunjung blog sangat diharapkan. Terima kasih.

Followers


Labels

Visitors

You Say...

There was an error in this gadget

Recent Posts