Gerakan Konsumen Indonesia
The only thing necessary for the triumph of evil is for good men to do nothing. (Kejahatan hanya bisa terjadi ketika orang baik tidak berbuat apa-apa). ---Edmund Burke

Minum Soft Drink Dua Kali Sepekan Atau Lebih Beresiko Kanker Pankreas

Labels: , ,
Senin, 08 Februari 2010 | 13:05 WIB

TEMPO Interaktif, Singapura - Anda orang yang suka minum minuman soda atau soft drink yang manis dengan frekuensi dua atau lebih dalam seminggu? Sebaiknya segera tinggalkan perilaku seperti itu, kalau tidak ingin mempunyai risiko yang jauh lebih tinggi dengan kanker pankreas.

Para peneliti melaporkan, kanker ini tidak biasa tapi mematikan. Orang yang minum jus buah daripada soda bukannya tidak memiliki risiko yang sama, papar penelitian yang melibatkan 60.000 orang di Singapura.

Menurut Mark Pereira dari Universitas Minnesota, yang memimpin penelitian ini, gula mungkin menjadi penyebabnya, tetapi orang yang minum soda manis secara teratur sering memiliki kebiasaan yang buruk bagi kesehatan. “Gula tingkat tinggi dalam minuman ringan dapat meningkatkan kadar insulin dalam tubuh, yang kita anggap memberikan kontribusi pada pertumbuhan sel kanker pankreas," kata Pereira.

Insulin, membantu tubuh melakukan metabolisme gula, yang dibuat di pankreas. Dalam jurnal Cancer Epidemiology, Biomakers & Pencegahan, Pereira dan kolega, mengatakan bahwa mereka mengikuti 60.524 pria dan wanita di Jurusan Studi Kesehatan Cina di Singapura selama 14 tahun.

Selama waktu itu, 140 dari para relawan mengalami perkembangan kanker pankreas. Mereka yang minum dua atau lebih soft drink per minggu memiliki 87 persen risiko lebih tinggi di antara mereka yang menderita kanker pankreas.

Pereira mengatakan, dia yakin temuan akan berlaku di tempat lain. "Singapura adalah negara makmur dengan perhatian kesehatan yang sangat baik. Selain itu juga tempat favorit untuk makan dan belanja, sehingga temuan harus diterapkan pada negara-negara barat lainnya," katanya.

Tapi Susan Mayne dari Pusat Kanker Yale di Universitas Yale Connecticut, mengatakan bahwa meski studi ini menemukan risiko, temuan itu didasarkan pada jumlah yang relatif kecil dan masih belum jelas apakah itu sebuah asosiasi kausal atau tidak," kata Mayne, yang melayani anggota dewan jurnal yang diterbitkan oleh American Association for Cancer Research.

"Minuman ringan yang dikonsumsi di Singapura dikaitkan dengan beberapa perilaku yang merugikan kesehatan lainnya seperti merokok dan asupan daging merah, yang tidak dapat kita kontrol secara akurat."

Studi-studi lain telah dikaitkan antara kanker pankreas dengan daging merah, terutama daging yang dibakar atau hangus. Kanker pankreas adalah salah satu bentuk kanker paling mematikan, dengan 230 ribu kasus secara global. Di Amerika Serikat, 37.680 orang didiagnosa menderita kanker pankreas dalam satu tahun dan 34.290 orang meninggal karenanya.

REUTERS| NUR HARYANTO

http://www.tempointeraktif.com/hg/kesehatan/2010/02/08/brk,20100208-224239,id.html
0 comments:

Post a Comment

Selamat Datang

Blog ini diproyeksikan untuk menjadi media informasi dan database gerakan konsumen Indonesia. Feed-back dari para pengunjung blog sangat diharapkan. Terima kasih.

Followers


Labels

Visitors

You Say...

There was an error in this gadget

Recent Posts