Penjualan daging sisa restoran dan hotel yang belakangan ini ramai dibicarakan, sebaiknya segera diatasi dengan memotong mata rantainya. Dalam hal ini, termasuk kebijakan hotel dan restoran terkait masalah pembuangan sampah. "Sebaiknya pertanyakan pada pihak restoran terkait kebijakan pembuangan sampah. Harus dimusnahkan agar tidak sampai ke tangan orang yang akhirnya memanfaatkan. Ini akan kita advokasi," kata Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Huzna Gustiana Zahir saat berbincang dengan Okezone, Minggu (14/9/2008).
Lebih lanjut Husna menambahkan, penjualan daging sampah atau sisa itu merupakan bentuk penipuan karena telah membohongi konsumen. "Di sini menyangkut keamanan pangan. Ini harus ditindaklanjuti dan dibasmi. Siapa yang melakukan harus dikenai sanksi serius," imbaunya.
Jika dalam hal ini pemerintah tidak bisa bertindak tegas, Husna menuturkan, hal yang sama akan terulang kembali. "Kalau tidak bisa dilakukan tindakan tegas, kita tidak bisa berharap kejadian ini akan hilang," tandasnya.
By: Lusi Catur Mahgriefie
Source: www.okezone.com, 14 September 2008
Lebih lanjut Husna menambahkan, penjualan daging sampah atau sisa itu merupakan bentuk penipuan karena telah membohongi konsumen. "Di sini menyangkut keamanan pangan. Ini harus ditindaklanjuti dan dibasmi. Siapa yang melakukan harus dikenai sanksi serius," imbaunya.
Jika dalam hal ini pemerintah tidak bisa bertindak tegas, Husna menuturkan, hal yang sama akan terulang kembali. "Kalau tidak bisa dilakukan tindakan tegas, kita tidak bisa berharap kejadian ini akan hilang," tandasnya.
By: Lusi Catur Mahgriefie
Source: www.okezone.com, 14 September 2008

Post a Comment