Jumat, 26 Juni 2009 00:01 WIB
HASIL penelitian Mary Relling dari St Jude Children's Research Hospital di Memphis, AS, menyimpulkan anak-anak yang menderita jenis leukemia tertentu bisa dirawat tanpa radiasi. Dengan begitu, menurunkan risiko terbentuknya tumor baru dan masalah berpikir.
Relling dan tim menilai kemoterapi yang disuntikkan ke dalam darah dan cairan yang membasahi otak dan saraf tulang belakang akan menghasilkan dampak yang sama baiknya. Dahulu radiasi pernah menjadi terapi rutin bagi penderita 'acute lymphoblastic leukemia' (ALL), jenis kanker paling umum yang ditemukan di kalangan anak-anak.
Namun, penanganan dengan radiasi bisa memunculkan kanker baru, menghambat pertumbuhan, ketidakseimbangan hormon, dan defisit kognitif. Dalam studi ini, tim Relling menemukan 86% dari 498 anak-anak yang menjalani kemoterapi agresif bisa bertahan hidup tanpa menderita kanker selama lima tahun.
Di antara 71 pasien yang menjalani kemoterapi, tingkat pertahanan hidup lima tahunan mereka sebesar 91%. Itu jauh lebih tinggi ketimbang tingkat pertahanan hidup kelompok anak-anak yang menjalani terapi radiasi, yang hanya mencapai 73%.
ALL merupakan kanker yang menyerang sel-sel darah putih yang berperan dalam memerangi infeksi.(Reuter/*/X-5)
http://www.mediaindonesia.com/read/2009/06/06/82070/78/22/Perawatan-Leukemia-tanpa-Radiasi

Post a Comment