Gerakan Konsumen Indonesia
The only thing necessary for the triumph of evil is for good men to do nothing. (Kejahatan hanya bisa terjadi ketika orang baik tidak berbuat apa-apa). ---Edmund Burke

YLKI Minta Depdag Kendalikan Harga Sembako

Minggu, 31/05/2009 16:02 WIB

Padang, (ANTARA) - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sumatera Barat (Sumbar) meminta, Departemen Perdagangan(Depdag) mengendalikan ketersediaan dan harga sembilan kebutuhan pokok (sembako) menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2009.

Ketua YLKI Sumbar, Dahnil Aswad, ketika diminta tanggapannya di Padang, Minggu, mengatakan, pemerintah harus terus mengawasi dan mengendalikan harga sembako menjelang usainya pesta demokrasi Juli mendatang.

Terkait, saat ini harga dipasaran masih berfluktuatif pada posisi tergolong tinggi yang dampaknya menyulitkan masyarakat, apalagi menyongsong tahun ajaran baru sekolah.

Selain itu, menjelang Pilpres jadi peluang bagi pedagang berspekulatif untuk meraih keuntungan di tengah kelengahan pemerintah yang sibuk dengan kampanye Pilpres.

"Jika pemerintah lengah dalam mengendalikan harga sembako, rakyat akan dirugikan, akibat spekulan pedagang dengan berbagai dalil untuk menaikan harga," katanya.

Justru itu, Depdag harus tegas dan mampu mengendalikan kebutuhan pokok, karena apapun asosiasi perdagangan diketahuinya.

Soal pergerakan harga, katanya, memang tidak terlepas dari orang yang memgatur pasar, tetapi pemerintah (Depdag) jangan sampai lupa diri dengan belaian pengusaha sehingga rakyat dirugikan.

Kini sejumlah harga sembako tingkat pedagang di pasaran Padang, masih tergolong tinggi, seperti minyak goreng curah Rp9.000/kg dan gula pasir Rp8.500/kg.

Pertengan pekan terakhir Mei 2009, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu saat membuka bursa tenaga kerja terpadu di Padang, mengatakan pemerintah menjamin kestabilan harga.

Stok dan distribusi sembako di seluruh daerah menjelang dan selama Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden pada Juli 2009, akan berjalan lancar. "Kita jamin tidak akan terjadi kenaikan harga sembako menjelang pesta demokrasi itu," katanya di Padang, Kamis (28/5).

Mendag mengatakan, pada masa pemilu legislatif April 2009 juga tidak terjadi kenaikan harga yang berarti karena distribusinya cukup lancar dan pemerintah telah melakukan pemantauan secara intensif pada pasar tradisional.

"Pada Pileg yang masanya lebih panjang itu harga masih stabil dan distribusinya juga tergolong lancar jadi tidak berpengaruh," katanya.

Dia mengatakan, pemerintah kini terus mengawasi distribusi dan pergerakan harga sembako hingga tingkat daerah.(*)

http://www.antara-sumbar.com/id/index.php?sumbar=berita&d=1&id=30871
0 comments:

Post a Comment

Selamat Datang

Blog ini diproyeksikan untuk menjadi media informasi dan database gerakan konsumen Indonesia. Feed-back dari para pengunjung blog sangat diharapkan. Terima kasih.

Followers


Labels

Visitors

You Say...

Recent Posts