Jumat, 09 Oktober 2009 15:00 WIB
Penulis : Ikarowina Tarigan
AGEN yang bertanggung jawab memonitor keamanan obat di Inggris (medicines watchdog) menganjurkan untuk menghindari obat penenang herbal (herbal valium) yang mengandung tanaman aconite yang beracun. Selain itu, badan pengawas obat-obatan dan produk kesehatan (The Medicines and Healthcare products Regulatory Agency/MHRA) Inggris juga mengeluarkan pernyataan untuk mengingatkan konsumen agar berhati-hati menggunakan obat-obatan herbal yang tidak berlisensi dan mengandung tanaman aconite. Aconite yang dikenal juga dengan nama monkshood dinyatakan sangat beracun dan bisa berakibat fatal.
Watchdog mengaku telah menerima dua laporan mengenai efek samping serius yang diduga akibat herbal valium. Satu kasus berkaitan dengan gangguan ginjal dan satu lagi kasus lagi berupa pusing dan paresthesia (sensasi kulit yang tidak normal seperti mati rasa dan gatal).
Peringatan ini dikeluarkan setelah adanya beberapa laporan yang menyatakan kalau seorang aktris mengalami gangguan setelah menggunakan aconite untuk menenangkan diri sebelum pesta pernikahannya.
"Sangat penting agar Anda tidak menyamakan obat-obatan herbal dan pengobatan homeopati," tutur ketua MHRA di bidang kebijakan herbal Richard Woodfield, seperti dikutip situs dailymail.
Alami tidak berarti aman
Menurut Woodfield, produk-produk homeopati yang mengandung aconite dianggap aman karena bahan aktif di dalamnya (aconite) telah diencerkan. Di sisi lain, lanjut Woodfield, obat-obatan herbal yang terbuat dari tumbuhan bisa berakibat sangat signifikan bagi tubuh. Pada beberapa kasus, seperti aconite, obat tersebut bisa sangat keras.
"Ini merupakan masalah klasik, di mana 'alami' tidak berarti 'aman'." Dan konsumen, terang dia, sebaiknya semakin berhati-hati mengingat banyaknya obat-obatan herbal yang tidak berlisensi. Anda, terang dia, sebaiknya mencari herbal tradisional yang telah mendapatkan lisensi aman atau melihat nomor lisensi produk di label. (OL-08)
http://www.mediaindonesia.com/mediahidupsehat/index.php/read/2009/10/09/1708/9/Waspadai-Penenang-Herbal-Tak-Berlisensi

Post a Comment