Gerakan Konsumen Indonesia
The only thing necessary for the triumph of evil is for good men to do nothing. (Kejahatan hanya bisa terjadi ketika orang baik tidak berbuat apa-apa). ---Edmund Burke

Roda Pecah, Merpati Tergelincir

Selasa, 22-12-09 | 20:54

MAKASSAR -- Pesawat Merpati Nusantara Airlines dengan kode penerbangan MZ 766 tujuan Bandar Udara Biak, Jayapura, tergelincir saat transit di Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Senin, 21 Desember sekira pukul 01.45.

Pesawat yang mengangkut 102 penumpang ditambah enam kru pesawat itu mengalami pecah roda depan sehingga tergelincir di runway bandara. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. General Manager Air Club Maintenance, Urip Usmono, menuturkan, cuaca buruk pada dinihari kemarin diduga mengakibatkan landing atau pendaratan pesawat dengan tipe B737 Seri 300 itu tidak bisa berjalan mulus.

"Meski tidak ada hujan namun cuaca yang buruk itulah kemungkinan yang membuat pesawat itu mendarat agak keras. Karena keras, akhirnya roda depan ban pecah sehingga pesawat tergelincir di runway bandara," jelas Urip, Senin, 21 Desember.

Tergelincirnya pesawat yang tiba-tiba itu membuat seluruh penumpang shock. Apalagi, pesawat dengan pilot Zayarli Zae tersebut, sempat berubah arah dari runway 13 menuju runway 31. Saat tergelincir, posisi pesawat berada 360 meter dari runway 31.

Alhasil, sempat mengganggu lalu lintas penerbangan selama hampir satu jam. Lantaran ini pula, sedikitnya tujuh pesawat baik landing maupun take off, ikut antre sembari menunggu runway disterilkan kembali.

Manager Personalia dan Umum Bandar Internasional Sultan Hasanuddin, Kintoron, memaparkan pesawat Merpati tersebut kemudian dibawa ke apron bandar internasional Sultan Hasanuddin pada pukul 06.30. Namun, belum diketahui secara jelas penyebab terjadinya pecahnya roda ban pesawat.

Pihak Merpati sendiri masih menunggu instruksi dari Komisi Nasional Keselamatan Penerbangan sebelum pemeriksaan kembali pada bagian pesawat yang rusak. Humas Merpati Jakarta, Sukandi, yang dihubungi via telepon selularnya menambahkan, seluruh penumpang pesawat langsung dievakuasi ke Hotel Sahid Makassar.

Penumpang kembali diberangkatkan dengan dibagi menjadi tiga gelombang menggunakan maskapai yang sama. "Masih ada 20 orang lagi yang belum kami berangkatkan. Rencananya nanti malam pukul 23.30 (malam tadi, red) dengan menggunakan pesawat Merpati yang lainnya," ujar Sukandi. (yan)

http://www.fajar.co.id/index.php?option=news&id=76779
0 comments:

Post a Comment

Selamat Datang

Blog ini diproyeksikan untuk menjadi media informasi dan database gerakan konsumen Indonesia. Feed-back dari para pengunjung blog sangat diharapkan. Terima kasih.

Followers


Labels

Visitors

You Say...

Recent Posts