Gerakan Konsumen Indonesia
The only thing necessary for the triumph of evil is for good men to do nothing. (Kejahatan hanya bisa terjadi ketika orang baik tidak berbuat apa-apa). ---Edmund Burke

DBD! Pembunuh N0 2 Warga Sulut

Tuesday, 26 January 2010 11:36

Siklus Lima Tahunan, Sudah 273 Terserang

MANADO- Serangan nyamuk Demam Berdarah Dangue (DBD) makin ganas melanda Sulut. Sampai kemarin, sekira pukul 11.30, tercatat sudah 273 penderita yang dirawat di puskesmas dan rumah sakit. Bahkan, 8 orang sudah meninggal. Data Rumah Sakit Prof Kandouw, DBD kini menjadi ‘pembunuh’ nomor dua warga Sulut setelah hipertensi (lihat grafis).
Dinas Kesehatan Sulut melansir, paling memiriskan kondisi DBD di Minsel. Menurut penelitian Dinas Kesehatan Sulut, baik penderita maupun yang meninggal, naik signifikan. Periode Januari ini tertinggi selama 5 tahun, 2005-2009. Tahun 2008 lalu, sebanyak 38 kasus dan yang meninggal 1 penderita. Tapi 2010 ini, per Januari, telah ditemukan 42 kasus dan 2 meninggal. “Makanya Minsel kita tetapkan keadaan luar biasa (KLB), karena kasusnya sudah terlampaui,” ujar Kadis Kesehatan Sulut dr Maxi Rondonuwu DHSM, kemarin.
Di Manado, meskipun paling banyak penderita, kemarin sudah 143, belum ditetapkan KLB karena pada periode yang sama (Januari 2005-2009), tertinggi pada 2006 sebanyak 194 kasus dan 4 orang meninggal. “Mudah-mudahan tidak akan terlampaui, karena petugas kami terus melakukan sosialisasi di masyarakat dan melakukan fogging di wilayah yang sudah ditemukan kasus,” ujar Rondonuwu.
Pantauan koran ini di beberapa rumah sakit, penderita rata-rata adalah anak-anak bawah lima tahun (balita). “Jumlah pasien DBD di RSUD Kandou terus bertambah. Rata-rata masih anak-anak,” ucap Kepala RSUD Prof Kandou Dr Fione AH Pangemanan MSi melalui Humas, Deitje Londah SSos.
Rondonuwu mengungkapkan, dengan tidak saling menyalahkan, sebenarnya Dinkes Sulut sejak 18 Agustus 2009 telah mengirim surat pemberitahuan sekaligus imbauan kepada kabupaten/kota untuk menyiapkan segala sesuatu untuk menghadapi siklus lima tahunan DBD. “Soalnya sepuluh tahun lalu, 2001 kondisi yang sama terjadi,” ujarnya. “Tapi ternyata ada yang tidak siap, seperti Minsel, sehingga penderitanya meningkat tajam,” kata Rondonuwu.
Kepala Dinas Kesehatan Manado Dr Yvonne M Kaunang mengatakan DBD memang lagi mewabah Januari ini. Karena intensitas hujan masih tinggi. “Nyamuk seperti mendapat ‘pupuk’ bertumbuh banyak,” ujarnya.
Sedangkan di Minsel, yang diserang nyamuk DBD bukan hanya anak-anak. Sebab, data Dinkes ada beberapa yang dewasa juga jadi penderita.
Ironisnya, dana penanganan penyakit yang menyerang tiap tahun itu sangat minim. Seperti di APBD Sulut 2010 hanya dianggarkan Rp950 juta. Itupun keseluruhan untuk penyakit menular: DBD, TBC, dan HIV/AIDS. Sementara di Minsel disediakan Rp80 juta, dan di APBD Manado ada Rp320 juta. “ “Jika suatu saat terjadi wabah, biaya tak terduga yang dianggarkan Rp1 miliar dapat digunakan untuk penanggulangan,” kata Amir Liputo, personil DPRD Manado.
Untuk pemberantasan dan pencegahan, sambung Rondonuwu, fogging tidak menyelesaikan masalah. “Karena hanya nyamuk dewasa yang mati. Sedangkan yang telur, jentik, dan kepompong tidak mati,” katanya. Buktinya, wilayah-wilayah yang di-fogging selama Maret hingga Agustus lalu, ternyata masih ditemukan penderita. “Yang terpenting menjaga kebersihan lingkungan. Yang paling mudah adalah Gerakan 3 M: menguras bak air, menutup penampung air, dan mengubur barang-barang yang bisa menampung air,” tegasnya.
Walau demikian, untuk kebutuhan fogging, obatnya tersedia setiap saat. Sekarang ini stoknya ada sekira 1.000 liter. “Kalau dikalkulasi, sebanyak 50 ribu rumah yang bisa terlayani,” tambah Rondonuwu. Tapi, yang minim adalah dana operasional untuk penyemprotan itu, yang mestinya ditanggung kabupaten/kota.(tim)

http://www.mdopost.com/
0 comments:

Post a Comment

Selamat Datang

Blog ini diproyeksikan untuk menjadi media informasi dan database gerakan konsumen Indonesia. Feed-back dari para pengunjung blog sangat diharapkan. Terima kasih.

Followers


Labels

Visitors

You Say...

There was an error in this gadget

Recent Posts