Gerakan Konsumen Indonesia
The only thing necessary for the triumph of evil is for good men to do nothing. (Kejahatan hanya bisa terjadi ketika orang baik tidak berbuat apa-apa). ---Edmund Burke

RTH 2010 Diperluas

Sabtu, 2 Januari 2010 | 04:23 WIB

YLKI: Pemerintah Diminta Tidak Asal Pasang Target

Jakarta, Kompas - Pada awal tahun 2010, Pemerintah Provinsi DKI memiliki beberapa resolusi untuk membuat Jakarta jadi kota yang lebih nyaman bagi warganya. Rencana tata ruang wilayah DKI 2010-2030 jadi penting, khususnya terkait penataan ruang terbuka hijau dan transportasi publik.

Gubernur DKI Fauzi Bowo, Kamis (31/12), mengatakan, tahun 2010 tantangan Jakarta untuk memerangi dampak pemanasan global semakin tinggi. Masalah polusi udara, kerusakan lingkungan yang mengakibatkan banjir dan kekeringan, serta masalah sosial penyertanya, seperti kemiskinan dan kekumuhan, hanya bisa diatasi jika DKI merealisasikan pembangunan sesuai dengan rencana tata ruang wilayah (RTRW) dengan tepat.

”Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak main-main dengan RTRW DKI 2010-2030,” ucap Fauzi.

Salah satu upaya Pemerintah Provinsi DKI, lanjut Fauzi, adalah menggenjot penambahan ruang terbuka hijau (RTH). Selama tahun 2009, fungsi RTH di beberapa lokasi telah dikembalikan, seperti ditutupnya 27 stasiun pengisian bahan bakar untuk umum dan bangunan yang tidak sesuai dengan peruntukan.

”Saat ini luas RTH 9,3 persen dari luas Jakarta. Pada 2010, penghijauan, penataan bantaran sungai, pembuatan lubang biopori, sumur resapan serta taman interaktif di RT/RW/kelurahan akan ditingkatkan,” ujarnya.

Menurut Fauzi, program berjalan sesuai anggaran dan rencana waktu. Tidak ada yang dapat instan diselesaikan. Pengerukan sungai dan pembenahan saluran, misalnya, telah dimulai sejak tahun 2009 dan baru akan selesai tahun ini. ”Perlu diingat, program ini sebelumnya tertunda 30 tahun,” katanya.

Hal senada diungkapkan Fauzi terkait penataan transportasi publik. Pada 2010, perbaikan infrastruktur dan pengoperasian koridor baru bus transjakarta, Koridor IX dan Koridor X, akan menambah jumlah daya angkut penumpang. Jika pada 2009, delapan koridor bus berjalur khusus bisa mengangkut 75 juta penumpang, pada 2010 mengangkut tambahan orang 14 persen.

Menanggapi janji-janji Pemprov DKI, Tulus Abadi dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), menyatakan, pemerintah wajib membuat skema target secara detail, termasuk waktu dan pencapaiannya.

Menurut Tulus, jangan sampai pencapaian proyek hanya sebatas menutupi janji pimpinan. Target proyek Banjir Kanal Timur tembus ke laut pada akhir 2009, misalnya, dianggap hanya asal tembus.

Buktinya, hingga Jumat, lebar galian BKT belum juga seragam. Di satu daerah, sudah digali menganga hingga 100 meter, sementara di kawasan lain, seperti di Marunda, Jakarta Utara, baru selesai selebar 30 meter. (nel)

http://cetak.kompas.com/read/xml/2010/01/02/04231094/rth.2010.diperluas
0 comments:

Post a Comment

Selamat Datang

Blog ini diproyeksikan untuk menjadi media informasi dan database gerakan konsumen Indonesia. Feed-back dari para pengunjung blog sangat diharapkan. Terima kasih.

Followers


Labels

Visitors

You Say...

Recent Posts