Gerakan Konsumen Indonesia
The only thing necessary for the triumph of evil is for good men to do nothing. (Kejahatan hanya bisa terjadi ketika orang baik tidak berbuat apa-apa). ---Edmund Burke

Sebelum Dinaikkan, Tarif Parkir Sudah Naik

Sabtu, 30 Januari 2010 | 02:24 WITA

Ilham Minta PD Parkir Jamin Keamanan Kendaraan

Makassar, Tribun - Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin, menilai kenaikan tarif parkir sudah wajar. Namun ia meminta jajaran Direksi Perusahaan Daerah (PD) Parkir Makassar untuk menjamin keamanan kendaraan.

Sejak dua pekan lalu, Ilham bahkan mengaku sudah meneken kenaikan tarif seperti yang diusulkan direksi perusahaan pelat merah ini.
"Sebelum tanda tangan, saya minta komitmen PD Parkir untuk menjamin keamanan kendaraan yang bermotor. Para direksi komitmen dengan kenaikan ini juga akan menambah kas daerah," kata Ilham di Balaikota Makassar, Jumat (29/1).
Tarif parkir kendaraan roda dua naik dari Rp 500 menjadi Rp 1.000. Sementara untuk kendaraan roda empat dari Rp 1.000 menjadi Rp 1.500. Khusus di wilayah tertentu seperti kawasan Panakkukang, tarif parkir Rp 2.000 untuk mobil.
Ilham menyatakan sebelum kenaikan tarif parkir, jukir sudah memungut Rp 1.000 dari pengendara motor.
"Waktu tarifnya masih Rp 500, jukir di lapangan sudah memungut Rp 1.000. Lebih baik dinaikkan dan saya meminta PD Parkir juga untuk menambah insentif jukir," lanjut Ilham.
Sementara itu, PD Parkir Makassar Raya menargetkan meraih penghasilan daerah dari retribusi parkir senilai Rp 5,1 miliar. Karena target inilah, jajaran direksi dan badan pengawas menaikkan tarif parkir.
"Tahun ini, kita target Rp 5,1 miliar. Target ini setelah melalui kajian mendalam tentang pendapatan potensial tiap titik parkir," kata Direktur PD Parkir Makassar Raya, Aryanto Dammar.
Tahun 2009 lalu, PD Parkir Makassar Raya memperoleh pendapatan Rp4,5 miliar. Jumlah itu melebihi target yang ditetapkan Rp4,3 miliar.
Saat ini 715 titik parkir resmi yang tersebar di 14 kecamatan di Kota Makassar. Jumlah petugas parkir yang dipekerjakan sekitar 946 orang.
Untuk mencapai target pendapatan yang dibebankan ke PD Parkir, tiap juru parkir diberi target sesuai dengan titik yang ditempati.
Aryanto meminta pengguna kendaraan meminta karcis dari jukir. Tiap karcis per kendaraan terdiri dari tiga jenis. Satu dipegang jukir, satu lembar untuk pengguna kendaraan, dan satu lembar ditempel di kendaraan.
Karcis yang dipegang jukir menajdi salah satu satu bukti pemasukan jukir bersangkutan untuk disetor ke PD parkir.
"Saya menghimbau pengguna kendaraan mengambil karcis dan membayar sesuai nilai yang tertera di tiket," kata Aryanto.(sur)

http://www.tribun-timur.com/read/artikel/73969
0 comments:

Post a Comment

Selamat Datang

Blog ini diproyeksikan untuk menjadi media informasi dan database gerakan konsumen Indonesia. Feed-back dari para pengunjung blog sangat diharapkan. Terima kasih.

Followers


Labels

Visitors

You Say...

There was an error in this gadget

Recent Posts