Gerakan Konsumen Indonesia
The only thing necessary for the triumph of evil is for good men to do nothing. (Kejahatan hanya bisa terjadi ketika orang baik tidak berbuat apa-apa). ---Edmund Burke

Modal Kemauan Keras Saja Sudah Cukup untuk Berhenti Merokok

Rabu, 10/02/2010 14:15 WIB

Nurul Ulfah - detikHealth

Sydney, Sudah coba makan permen karet, pakai koyo nikotin, rokok elektrik, herbal, akupuntur dan lainnya, tapi tetap saja tidak bisa berhenti merokok. Sebenarnya tak perlu mengeluarkan ongkos mahal untuk bisa berhenti merokok, cukup punya kemauan keras saja.

Banyak perokok yang menyerah di tengah jalan karena selalu gagal memakai cara-cara yang dianjurkan tersebut. Tapi menurut peneliti, cara-cara tersebut sebenarnya tidak terlalu membantu dan hanya menghabiskan biaya saja. Dengan modal wiilpower atau keinginan yang kuat saja sebenarnya sudah cukup.

Menurut Profesor Simon Chapman dari The Sydney University, perokok justru dibuat bingung dengan banyaknya alternatif obat atau terapi untuk berhenti merokok. Berhenti merokok juga menjadi sesuatu yang dianggap sangat berat untuk dilakukan, padahal sebenarnya hal itu sangat sederhana.

Kesimpulan itu didasarkan hasil analisis peneliti terhadap 511 studi tentang berhenti merokok. Hasilnya menunjukkan, sebanyak tiga perempat mantan perokok mengatakan lebih mudah berhenti merokok dengan mengandalkan kekuatan keinginan daripada mengunakan berbagai jenis obat atau alat bantu berhenti merokok.

"Menjalankan keinginan itu ternyata lebih mudah daripada membayangkan susahnya," ujar seorang partisipan seperti dilansir Dailymail, Rabu (10/2/2010).

Meski bisa membantu mengurangi ketergantungan nikotin, namun Prof Simon mengatakan bahwa obat-obatan maupun alat bantu lainnya justru meningkatkan kesulitan berhenti merokok hingga dua kali lipat.

Prof Simon juga mencurigai perusahaan farmasi yang membuat obat atau produk-produk pengganti nikotin yang sengaja memasarkan produknya untuk meningkatkan ketergantungan perokok akan obat tersebut. Hal itu membuat perokok kesulitan berhenti mengisap rokok meski sudah mengonsumsi obat atau memakai produk tersebut.

Namun Amanda Sandford dari grup anti merokok Ash tidak begitu setuju dengan pendapat Prof Simon. "Kita tidak bisa hanya mengandalkan willpower saja. Beberapa studi sudah membuktikan keefektifan koyo nikotin atau permen karet. Lagipula tiap orang memiliki willpower yang berbeda-beda untuk melawan kecanduan merokoknya," ujarnya.(fah/ir)

http://health.detik.com/read/2010/02/10/141507/1296735/766/modal-kemauan-keras-saja-sudah-cukup-untuk-berhenti-merokok
0 comments:

Post a Comment

Selamat Datang

Blog ini diproyeksikan untuk menjadi media informasi dan database gerakan konsumen Indonesia. Feed-back dari para pengunjung blog sangat diharapkan. Terima kasih.

Followers


Labels

Visitors

You Say...

There was an error in this gadget

Recent Posts