Gerakan Konsumen Indonesia
The only thing necessary for the triumph of evil is for good men to do nothing. (Kejahatan hanya bisa terjadi ketika orang baik tidak berbuat apa-apa). ---Edmund Burke

Sumbar Suka Mati Listrik, Pengusaha tidak Berdaya

Rabu, 05 Agustus 2009 20:06 WIB

Penulis : Hendra Makmur

PADANG--MI: Defisit listrik yang mengakibatkan pemadaman bergilir di Sumatra Barat (Sumbar) menimbulkan kerugian besar untuk dunia usaha di provinsi itu yang sebagian besar merupakan usaha kecil dan menengah (UKM).

Sejatinya, KADIN Sumbar sudah menggelar rapat koordinasi dengan PLN. Namun, belum ada solusi untuk membantu kalangan usaha itu. "Kami sudah rapat dengan PLN, tidak ada solusi. Pastilah ini membuat kami kecewa. Sekarang, tinggal pasrah menunggu pemadaman bergilir ini dihentikan," kata Ketua KADIN Sumbar Asnawi Bahar kepada Media Indonesia, Rabu (5/8).

Menurutnya, akibat pemadaman bergilir yang di atas tiga jam per hari, membuat produktivitas tidak berjalan sebagaimana mestinya. "Bila sehari biasanya kalangan usaha bekerja delapan jam, dalam sebulan total jam kerja 240 jam. Listrik mati tiga jam saja per hari membuat jam kerja berkurang 90 jam per bulan," katanya.

Kalangan usaha, menurut Asnawi, juga mengeluhkan program tarif tetap PLN untuk dunia usaha. "Ada program PLN namanya Ă¢€˜tarif bersinarĂ¢€™ untuk dunia usaha. Yang terendah, harus fix membayar Rp5 juta ke PLN. Adanya pemadaman bergilir tersebut tidak ada pengurangan tarif itu," tuturnya.

Humas PLN Sumbar, Asril Khalis, ketika dikonfirmasi mengatakan, pemadaman bergilir masih berlanjut karena kekurangan daya di provinsi tersebut mencapai 60 sampai 70 MW per hari. "Dalam lima hari terakhir, satu pembangkit listrik dengan kekuatan 90 MW di PLTU Ombiling juga sedang diperbaiki, sehingga defisit tambah besar," ujarnya. (HR/OL-04)

http://www.mediaindonesia.com/read/2009/08/08/88949/126/101/Sumbar-Suka-Mati-Listrik-Pengusaha-tidak-Berdaya
0 comments:

Post a Comment

Selamat Datang

Blog ini diproyeksikan untuk menjadi media informasi dan database gerakan konsumen Indonesia. Feed-back dari para pengunjung blog sangat diharapkan. Terima kasih.

Followers


Labels

Visitors

You Say...

There was an error in this gadget

Recent Posts