Gerakan Konsumen Indonesia
The only thing necessary for the triumph of evil is for good men to do nothing. (Kejahatan hanya bisa terjadi ketika orang baik tidak berbuat apa-apa). ---Edmund Burke

Bahaya Produk Transgenik Dibantah

Jumat, 22/01/2010 17:01 WIB

Nurul Ulfah - detikHealth

New Zealand, Pro kontra produk transgenik terus bergulir. Setelah ada bukti tanaman transgenik berisiko bagi kesehatan, kini giliran pihak yang menyangsikan temuan tersebut bersuara.

Food Standards Australian New Zealand (FSANZ) membantah studi mengenai efek buruk produk transgenik bagi kesehatan. Menurut FSANZ, studi itu hanya menyimpulkan berdasarkan hasil statistik, tanpa mempertimbangkan faktor biologis.

Seperti dilansir dari Foodstandards, Jumat (22/1/2010), FSANZ meragukan hasil studi yang baru-baru ini dipublikasikan Dr Gilles Eric Seralini dari University of Caen the International Journal of Microbiology dan juga Journal of Biological Sciences.

Dalam jurnal itu disebutkan bahwa Dr Seralini menemukan gejala kerusakan organ liver dan ginjal pada hewan percobaan yang diberi tiga tipe jagung hasil modifikasi genetik perusahaan Monsanto.

Padahal menurut FSANZ, studi yang dipublikasikan Seralini sudah dilakukan sejak tahun 2007. Namun kali ini Seralini membuat klaim berbeda dari hasil studi sebelumnya.

Pada tahun 2007, FSANZ juga meneliti jagung transgenik produksi perusahaan Monsanto. Namun tidak ditemukan risiko bahaya kesehatan dari tiga jenis jagung transgenik hasil modifikasi genetik tersebut. Ketiga strain jagung transgenik yang digunakan pun sama dengan yang digunakan Dr Seralini, yakni MON863, MON810 dan NK603.

FSANZ melakukan investigasi secara independen terhadap studi Dr Seralini dan rekannya. Dr Seralini dianggap menggunakan metode analisis yang salah dalam menarik kesimpulan studi. Ia juga dianggap mengubah hasil studi dengan menempatkan penekanan berbeda yang tidak semestinya ia lakukan.

Menurut FSANZ, Seralini tidak bisa memberikan penjelasan ilmiah yang masuk akal untuk hipotesisnya. Beberapa faktor dari sisi patologis, riwayat penyakit dan riwayat paparan kimia pun tidak dimasukkan dalam pertimbangan statistik Seralini. Intinya, analisis toksikologi yang dilakukan Seralini dianggap tidak sempurna.

Untuk itu, FSANZ menyimpulkan bahwa produk jagung transgenik masih tergolong aman, begitu juga dengan produk-produk turunannya seperti maizena dan lainnya.(fah/ir)

http://health.detik.com/read/2010/01/22/170109/1284210/763/bahaya-produk-transgenik-dibantah
0 comments:

Post a Comment

Selamat Datang

Blog ini diproyeksikan untuk menjadi media informasi dan database gerakan konsumen Indonesia. Feed-back dari para pengunjung blog sangat diharapkan. Terima kasih.

Followers


Labels

Visitors

You Say...

There was an error in this gadget

Recent Posts