Gerakan Konsumen Indonesia
The only thing necessary for the triumph of evil is for good men to do nothing. (Kejahatan hanya bisa terjadi ketika orang baik tidak berbuat apa-apa). ---Edmund Burke

Layanan Gratis dengan Senyum

Rabu, 20 Januari 2010 | 09:41 WIB

Seiring dengan hilangnya biaya yang dipungut untuk pembuatan KTP, keramahan petugas seolah hilang entah ke mana…

WARGA mengeluh saat membuat KTP di beberapa kecamatan di Kota Bandung. Menurut mereka layanan yang diberikan ternyata tak sama dengan janji Wali Kota Bandung Dada Rosada.

Seperti diberitakan Tribun beberapa pekan lalu, Dada berjanji akan memberikan layanan gratis kepada seluruh warga Kota Bandung, dengan kualitas yang sama saat warga masih ditarik biaya untuk membuat KTP.

Warga mengeluh karena pelayanan KTP gratis dinilai lebih lama dan berbelit-belit dibanding dengan saat masih membayar. Selain itu warga juga mengeluh ada yang hilang saat melayani pembuatan KTP gratis, yakni senyum petugas.

Seiring dengan hilangnya biaya yang dipungut untuk pembuatan KTP, keramahan petugas seolah hilang entah ke mana. Meski tak lagi mengeluarkan biaya untuk sebuah KTP, sikap kurang ramah dari petugas yang melayani bisa menjadi ganjalan bagi warga yang menemuinya.

Hingga kemarin belum ada pernyataan resmi dari pejabat Pemkot Bandung soal kemana hilangnya senyum petugas saat melayani KTP gratis. Belum dipastikan apakah senyum yang tiba-tiba hilang itu berkorelasi dengan hilangnya biaya untuk pembuatan KTP.

Tak hanya hilangnya senyum petugas, warga juga mengeluh semakin berbelitnya proses pembuatan KTP gratis. Tak seperti KTP "bayar", saat memproses pembuatan KTP gratis tiba-tiba petugas menjadi lebih teliti. Warga menilai ketelitian itu hanya dalih untuk mempersulit proses pembuatan KTP mereka.

Setelah puluhan tahun berada dalam tatanan sistem yang salah, sepertinya agak sulit mengubah persepsi para pegawai negeri sipil (PNS) dari sosok seorang bos menjadi pelayan masyarakat. Upaya untuk mengubah paradigma seorang PNS menjadi sosok pelayan masyarakat sudah sering digembar-gemborkan oleh pejabat di pemerintahan, namun untuk menerapkannya tak semudah membalikkan telapak tangan.

Selama puluhan tahun, pegawai pemerintah memosisikan diri sebagai sosok yang berjasa karena memiliki kekuasaan untuk memenuhi kebutuhan warga. Para pegawai itu lupa bahwa sebenarnya mereka sudah digaji untuk itu, sehingga saat mereka menjalankan tugas yang sudah semestinya, mereka beranggapan layak menerima imbalan dari warga di luar gaji.

Parahnya karena terlalu lama, situasi seperti ini juga diikuti oleh warga yang merasa berhutang budi saat kebutuhan administrasi mereka sebagai warga negara dipenuhi. Sebagian besar warga rela mengeluarkan uang untuk sekadar memberikan tips asal urusan mereka beres.

Sudah saatnya semua cara pandang yang keliru ini dibuang jauh. Aturan harus ditegakkan dan dijaga dengan sanksi tegas bagi siapapun yang melanggar. Layanan KTP tak boleh mengurangi ibadah para pegawai pemerintah yang tak rela lagi memberikan senyum manis. Dan bagi warga yang kebetulan sedang membuat KTP, berikanlah senyum termanis saat menemui petugas yang melayani sehingga mereka pun tak kuasa untuk menahan senyumnya.

* ERWIN ARDIAN, WARTAWAN TRIBUN

http://tribunjabar.co.id/read/artikel/14773/layanan-gratis-dengan-senyum
0 comments:

Post a Comment

Selamat Datang

Blog ini diproyeksikan untuk menjadi media informasi dan database gerakan konsumen Indonesia. Feed-back dari para pengunjung blog sangat diharapkan. Terima kasih.

Followers


Labels

Visitors

You Say...

There was an error in this gadget

Recent Posts