Gerakan Konsumen Indonesia
The only thing necessary for the triumph of evil is for good men to do nothing. (Kejahatan hanya bisa terjadi ketika orang baik tidak berbuat apa-apa). ---Edmund Burke

Penerima Raskin Masih Gunakan Data 2008

20 Januari 2010, 08:35

* DPRK: Harus Ada Penambahan Pagu

TAKENGON - Memasuki tahun 2010 jumlah Rumah Tangga Miskin (RTM) penerima manfaat beras miskin (Raskin) di Kabupaten Aceh Tengah masih menggunakan data tahun 2008. Belum berubahnya jumlah penerima manfaat raskin di daerah itu karena dalam pendistribusiannya, masih menggunakan data tahun RTM Aceh Tengah tahun 2008. Menurut data yang digunakan sejak dua tahun terakhir itu, jumlah penerima mamfaat raskin di Kabupaten Aceh Tengah sebanyak 14.516 RTM.

Belum adanya data terbaru tentang jumlah RTM penerima manfaat raskin di Aceh Tengah, sehingga pendistribusian Raskin 2010, masih tetap mengacu pada data RTM tahun 2008, sedangkan perubahan angka-angka itu belum diperoleh hingga memasuki tahun 2010. “Untuk pembagian raskin bagi RTM penerima manfaat raskin, masih menggunakan data 2008 karena belum ada data terbaru,” kata Zulkarnain SE MM, Kabag Perekonomian Pemkab Aceh Tengah, kepada Serambi, Selasa (19/1)

Menurut Zulkarnain, tidak adanya data terbaru tentang jumlah RTM di Aceh Tengah, mengakibatkan sejumlah warga yang layak menerima namun tidak terdata dan tidak akan menerima manfaat raskin. Padahal, jika ada data terbaru, kemungkinan RTM yang dulunya masuk dalam data penerima raskin sebagian sudah tidak layak lagi menerima karena ekonominya sudah mulai membaik.

“Karena tidak adanya data baru sehingga kami tetap mengacu pada data 2008. Sehingga ada warga yang sudah tidak layak menerima, tetap mendapat beras miskin ini,” sebut Zulkarnain SE MM. Dikatakan, jumlah penerima manfaat raskin di Aceh Tengah, memang tidak mengalami perubahan namun, secara nasional terjadi pengurangan jumlah takaran (volume) untuk penerima manfaat raskin, dari sebelumnya 15 kilogram per KK RTM, menjadi 13 kg setiap KK RTM.

Sedangkan untuk harga, tambah Zulkarnaian, masih tetap merujuk ke harga lama yakni Rp 1.600 per kilogram. “Kita belum koordinasi dengan pihak Bulog Takengon, jika petugas Bulog sudah siap, maka segera kita distribusikan secepatnya,” ujar Zulkarnain SE MM. Sementara itu, lanjut Zulkarnain SE MM, jumlah penerima manfaat raskin, cenderung lebih banyak di daerah sekitar perkotaan dibandingkan dengan daerah perkampungan karena perbedaan jumlah penduduk. Pendistribusian untuk Kecamatan Bebesen, Kebayakan, Pegasing, Lut Tawar dan Kecamata Rusip Antara telah sesuai dengan mekanisme penyaluran raskin, tepat waktu, jumlah dan tepat sasaran. “Tahun 2009 daerah kita mendapat penghargaan Raskin Award, karena pendistribusiannya sesuai aturan yang ada. Namun, kita berharap ke depan adanya perbuahan data terbaru sehingga penerima manfaat raskin ini, lebih tepat lagi,” pungkas Zulkarnain SE MM.

Tambah pagu
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tengah Bardan Sahidi, Selasa (19/1) mengatakan, data yang disampaikan oleh pemerintah, haruslah up to date (diperbaharui) dengan jumlah penerima jatah raskin yang diajukan oleh kepala kampung (keuchik) di masing-masing desan.

“Bila menggunakan data RTM tahun 2008, maka banyak warga miskin Aceh tengah sangat rugi, sebagian dari mereka tidak berhak lagi menerima raskin,” ujar Bardan Sahidi. Dikatakan Bardan, berdasarkan Keputusan Gubernur Aceh Nomor: 511.1/02/2010 tanggal 5 januari 2010 tentang Penetapan Pagu dan Pelaksanaan Distribusi Raskin tahun 2010 di kabupaten/kota dalam wilayah Aceh menyebutkan, pagu raksin untuk Kabupaten Aceh Tengah sebesar 188.708 kilogram per bulan, maka jumlah raskin tahun 2010 mencapai 2.264.496 kg, sedangkan jatah raskin Kabupaten Bener Meriah tahun 2010 sebanyak 1.911.156 kg dengan rincian 159.263 kg per bulan.

Jumlah ini masih sangat sedikit jika dibandingkan dengan jumlah penerima di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah. “Kami akan upayakan usulan penambahan pagu ke pemerintah Aceh, dengan data pendukung jumlah penerima dari Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah, ini sangat penting mengingat di kedua Kabupaten ini bukan sentra produksi beras,” ujar Bardan Sahidi. Ia juga meminta agar Kantor Seksi Logistik (Kansilog) Takengon akan diusulkan peningkatan statusnya, Kansilog Takengon selama ini melayani dua daerah yakni Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah.(min/c35)

http://www.serambinews.com/news/view/22148/penerima-raskin-masih-gunakan-data-2008
0 comments:

Post a Comment

Selamat Datang

Blog ini diproyeksikan untuk menjadi media informasi dan database gerakan konsumen Indonesia. Feed-back dari para pengunjung blog sangat diharapkan. Terima kasih.

Followers


Labels

Visitors

You Say...

There was an error in this gadget

Recent Posts