Gerakan Konsumen Indonesia
The only thing necessary for the triumph of evil is for good men to do nothing. (Kejahatan hanya bisa terjadi ketika orang baik tidak berbuat apa-apa). ---Edmund Burke

2018 Migrasi dari TV Analog ke TV Digital

Tuesday, Feb 02nd

BANDUNG - Menteri Komunikasi dan Informasi (Memkominfo) Tifatul Sembiring meresmikan beroperasinya migrasi siaran TV analog ke digital untuk wilayah Bandung dan sekitarnya di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Bandung, Sabtu (30/1) malam. Hadir dalam peresmian ini Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Ketua DPRD Jawa Barat, Sekda Kota Bandung dan lainnya.

Menkominfo Tifatul Sembiring menyatakan migrasi dari analog ke digital lebih menguntungkan karena gambar dan suara dengan kualitas yang jauh lebih baik. Selain itu dengan teknologi siaran digital memungkinkan penyiaran saluran dan layanan yang lebih banyak daripada televisi analog. Dengan teknologi digital saluran frekuensi televisi bisa lebih banyak lagi yang bisa dipancarkan.
“Sinyal analog secara bertahap akan dihapus sehingga pada tahun 2018 Indonesia telah menjadi negara dengan siaran digital penuh”, imbuhnya.
Lebih lanjut menteri yang hobi berpantun ini juga menambahkan banyak negara yang sudah meninggalkan siaran analog seperti Swedia dan Belanda. Sementara Jerman, Inggris, Amerika dan Selandia Baru telah memulainya.
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyambut baik program ini. Ia berharap dengan kualitas siaran TV digital yang lebih baik, bisa meningkatkan informasi dan secara otomatis dapat mencerdaskan kehidupan masyarakat. Saat ini dunia pertelevisian di tanah air berkembang pesat, hal ini berdampak kepada peningkatkan laju perkembangan informasi yang dapat dimanfaatkan untuk mempercepat akselerasi informasi pembangunan di Jawa Barat.
Program siaran TV digital yang dirintis Depkominfo ini pada bulan Maret 2009 sudah bisa dinikmati di Jakarta dan sekitarnya. Sekarang disusul wilayah Bandung dan sekitarnya, kemudian secara bertahap akan dilakukan ke kota-kota lainnya.
Untuk menikmati siaran TV digital yang lebih jernih ini, diperlukan satu set televisi yang memiliki kemampuan menerima sinyal digital. Namun tidak perlu mengganti TV dengan yang baru, karena secara virtual semua TV analog dapat menerima siaran digital dengan menambahkan sebuah alat yang dinamakan set top box.
Alat ini bisa didapatkan dengan harga bervariasi sesuai dengan selera masyarakat. Pada saat peresmian tersebut Depkominfo membagikan 1.000 set top box gratis kepada para pengunjung yang telah mendapatkan kupon sebelumnya.(ril/tos)

http://www.radarcirebon.com/nasional/nasional/2677-2018-migrasi-dari-tv-analog-ke-tv-digital.html
0 comments:

Post a Comment

Selamat Datang

Blog ini diproyeksikan untuk menjadi media informasi dan database gerakan konsumen Indonesia. Feed-back dari para pengunjung blog sangat diharapkan. Terima kasih.

Followers


Labels

Visitors

You Say...

There was an error in this gadget

Recent Posts