Gerakan Konsumen Indonesia
The only thing necessary for the triumph of evil is for good men to do nothing. (Kejahatan hanya bisa terjadi ketika orang baik tidak berbuat apa-apa). ---Edmund Burke

Banyak Wanita Berhenti Menyusui

11:24:00 AM
28/12/2009 15:27

Liputan6.com, California: Apa yang menyebabkan wanita menyusui tidak bertahan lama dalam memberikan ASI kepada si buah hati? Hambatan seperti apa yang membuat mereka seperti itu? Baru-baru ini sebuah penelitian di California mengatakan bahwa kemungkinan besar terjadi pada wanita yang dituntut untuk segera kembali ke aktivitas pekerjaanya pasca melahirkan. Dan ini merupakan penghalang utama untuk sukses menyusui.

"Wanita hamil yang mengambil cuti pendek enam minggu atau kurang, berisiko berhenti menyusui tiga kali lebih tinggi dibanding dengan mereka yang belum kembali beraktivitas," kata Sylvia Guendelman, seorang profesor program kesehatan ibu dan anak di University of California, seperti dilansir HealthDay, Ahad (27/12).

American Academy of Pediatrics merekomendasikan bahwa perempuan menyusui secara eksklusif selama enam bulan dan terus menyusui bayi setidaknya sampai tahun pertama kehidupan. Pemberian ASI eksklusif, artinya tidak ada air, jus, susu formula atau makanan, telah menunjukkan meningkatkan perlindungan terhadap banyak penyakit, termasuk bakteri meningitis, diare dan infeksi telinga.

Dalam dekade paruh pertama, jumlah ibu yang menyusui bayi agak meningkat, dari 71 persen tahun 2000 menjadi 74 persen akhir 2006, menurut laporan dari US Centers for Disease Control and Prevention. Amerika Serikat telah membuat sedikit kemajuan.

Bayi yang lahir tahun 2006, 43 persen diantaranya disusui ibunya hingga 6 bulan dan 23 persen hingga 12 bulan. Namun hanya 14 persen, ibu yang menyusui secara eksklusif selama enam bulan.

Pemerintah berusaha meningkatkan jumlah perempuan menyusui hingga 75 persen pada tahun 2010. Target menyusui enam bulan dan satu tahun adalah masing-masing 50 persen dan 25 persen. Tidak seperti negara industri lainnya, Amerika Serikat tidak memiliki kebijakan cuti melahirkan nasional.

Untuk mengetahui apakah cuti melahirkan membuat perbedaan dalam keberhasilan menyusui, Guendelman dan timnya mengkaji data dari 770 wanita yang bekerja di California Selatan. Pekerja wanita dengan cuti hamil singkat pascamelahirkan lebih mungkin untuk berhenti menyusui dini. Mereka yang berisiko paling tinggi adalah perempuan non-posisi manajerial dan tidak fleksibel dan wanita dengan tingkat stres yang lebih tinggi.

Guendelman berkata ia akan seperti dokter untuk mengadvokasi cuti hamil pascamelahirkan diperpanjang bagi pekerja perempuan. "Jika Anda tahu bahwa Anda memiliki waktu istirahat, Anda lebih mungkin untuk menyusui dalam 30 hari pertama dan tidak hanya menyerah begitu cepat," katanya.(AYB)

http://kesehatan.liputan6.com/berita/200912/256416/Banyak.Wanita.Berhenti.Menyusui
Read On 0 comments

Sayuran, Resep Murah Cegah Kanker

11:03:00 AM
Selasa, 29 Desember 2009 pukul 15:58:00

MURAH & SEHAT: Buah-buahan dan sayuran jauh lebih hebat dalam mencegah penyakit kanker dibandingkan dengan vitamin

JAKARTA--Kanker merupakan penyakit mematikan yang hingga kini menjadi momok masyarakat. Pasalnya penyakit tersebut menyerang tak mengenal strata atau tingkat sosial masyarakat, semua orang dapat terserang penyakit kanker.

Banyak hal yang menyebabkan seseorang terkena penyakit kanker, di antaranya faktor lingkungan seperti rokok, alkohol, radiasi, bahan kimia, dan pola makan yang salah. Selain itu kanker juga dapat disebabkan faktor genetik.

Kanker adalah penyakit yang disebabkan oleh pertumbuhan jaringan tidak terkontrol dalam tubuh manusia, cenderung tidak normal, cepat pertumbuhannya, tidak terkendali, dan terus membelah diri untuk menyusup ke jaringan sekitarnya

Berbagai penelitian medis yang dilakukan telah menciptakan obat-obatan sebagai upaya untuk mencegah dan membasmi kanker, namun bagi mereka yang tidak memiliki cukup banyak uang tentu sangat kewalahan untuk melakukan upaya pengobatan.

Beberapa di antara para penderita kanker yang berasal dari keluarga menengah ke bawah memilih untuk melakukan pengobatan alternatif yang sampai saat ini belum dapat diteliti tingkat akurasi penyembuhannya, atau mereka justru membiarkannya.

Upaya medis untuk mengobati penyakit kanker yang paling dikenal saat ini adalah metode kemoterapi, yakni proses pemberian obat-obatan antikanker dalam bentuk pil cair, kapsul, atau melalui infus yang bertujuan untuk membunuh sel kanker.

Penyakit kanker juga dibedakan dalam beberapa stadium yang sangat menentukan keefektifan dan keberhasilan upaya pengobatan yang dilakukan. Sebab, semakin dini stadium penyakit kanker terdeteksi, semakin besar peluang kesembuhan.

Penderita penyakit kanker ternyata tak selalu terpuruk dan menyerah dengan kondisi yang dialaminya, karena ada beberapa di antara mereka yang tetap bersemangat dan menjalani hari-hari seperti biasa, meskipun dengan berbagai keterbatasan.

Salah satu penderita kanker yang tetap bersemangat dalam menjalani hidup adalah Cahyaning Puji Astuti yang telah divonis dokter menderita penyakit kanker kelenjar getah bening.

"Saya juga tetap menjalani rutinitas dalam kehidupan seperti biasa dan saat ini sedang mengandung anak yang ketiga," kata wanita yang akrab disapa Naning tersebut.

Bahkan, Naning tidak hanya cukup bersemangat untuk menjalani hidup, namun dia juga aktif menularkan resepnya untuk melawan kanker kepada orang lain dan menjadi Ketua Cancer Information and Support Center (CISC) Semarang.

Cukup Dengan Buah dan Sayur

Melalui forum-forum sederhana yang diselenggarakan oleh CISC Semarang bekerja sama dengan berbagai pihak, Naning selalu terlibat untuk menularkan informasi-informasi penting terkait kanker, termasuk manfaat sayur sebagai pencegah kanker.

"Buah-buahan dan sayuran sebenarnya jauh lebih hebat untuk mencegah penyakit kanker dibandingkan dengan vitamin, namun perlu diketahui bahwa tidak semua sayur dan buah merupakan antikanker," kata ibu dua anak tersebut.

Menurut dia, setidaknya ada sekitar 11 sayuran yang telah terbukti efektif sebagai antikanker, di antaranya kubis, bawang putih, bawang bombay, kedelai, kunyit, teh hijau, tomat, jeruk, cokelat, dan buah-buahan beri dan stroberi.

Namun, kata dia, meskipun buah dan sayuran itu berkhasiat sebagai antikanker, tetap diperlukan kewaspadaan dan pemahaman terhadap zat-zat yang terkandung dalam sayuran tersebut, termasuk memerhatikan proses pengolahannya.

Kubis merupakan musuh utama kanker, baik kubis hijau, kubis putih, brokoli, bunga kol, selada air, maupun kol ungu. "Bahkan, khasiat kubis sudah dikenal sejak zaman Hipokrates sekitar tahun 460-377 sebelum Masehi," katanya.

"Hipokrates mengatakan kubis merupakan sayuran dengan beribu-ribu khasiat, dan mengonsumsi kubis minimal lima porsi setiap minggu terbukti dapat memperkecil resiko terserang penyakit kanker dan memperlambat perkembangan kanker," katanya.

Khasiat kubis untuk mencegah berbagai macam penyakit kanker juga dibenarkan oleh Dekan Fakultas Teknologi Pertanian Unika Soegijapranata Semarang, Ita Sulistyowati, karena kubis mengandung senyawa bernama glukosinolat.

"Glukosinolat mampu mengurangi resiko penyakit kanker serta menjinakkan sel-sel kanker abnormal, dan kandungan glukosinolat dapat meningkat atau menurun tergantung proses pengolahan, mulai mencuci, memotong, hingga merebus," katanya.

Karena itu, meskipun memiliki khasiat besar sebagai antikanker, proses pengolahan kubis harus tetap diperhatikan agar tidak menghilangkan khasiatnya, di antaranya mencuci bersih, memasak tidak terlalu lama, dan mengunyah secara cermat.

Naning kembali menyebutkan, bawang putih dan bawang bombay ternyata juga sangat efektif untuk mencegah kanker, terutama kanker saluran pencernaan, kerongkongan, lambung, usus besar, prostat, paru-paru, dan kanker payudara.

"Khasiat pencegah kanker dapat ditemui pula dalam kedelai yang banyak diolah menjadi tahu, tempe, dan susu, sebab kedelai mengandung isoflavon yang merupakan senyawa antikanker yang memiliki struktur mirip dengan hormon seks," katanya.

Karena kemiripan struktur antara senyawa isoflavon dengan hormon seks tersebut, menjadikan pola pengonsumsian kedelai secara berlebihan tidak dianjurkan untuk penderita kanker payudara dan kanker prostat.

"Sebab, kedua kanker itu (payudara dan prostat, red.) merupakan jenis kanker yang sangat bergantung pada tingkat produktivitas hormon, yakni hormon estrogen untuk kanker payudara dan hormon androgen untuk kanker prostat," katanya.

Dibandingkan dengan konsumsi obat-obatan atau vitamin untuk mencegah kanker, konsumsi buah-buahan dan sayuran ternyata jauh lebih menguntungkan, baik dari segi efektivitas, kemudahan, dan pertimbangan anggaran yang dikeluarkan.

Buah-buahan dan sayuran merupakan komoditas murah yang banyak ditemui di berbagai wilayah di Indonesia, karena Indonesia merupakan daerah yang subur, "gemah ripah loh jinawi", dan kaya akan keanekaragaman sumber daya alam.

Namun, selain mengonsumsi buah-buahan dan sayuran antikanker, resep untuk menghindari resiko terkena penyakit kanker dapat dilakukan dengan menghindari makanan tertentu, seperti makanan yang diasap, diasinkan, dan makanan yang digoreng.

"Olahraga secara teratur, tidak merokok, dan menghindari konsumsi daging merah juga merupakan cara dan pola hidup sehat yang harus diterapkan untuk mencegah penyakit kanker," kata Naning. ant/itz

http://www.republika.co.id/berita/98784/Sayuran_Resep_Murah_Cegah_Kanker
Read On 0 comments

Akhir Tahun, Minyak Tanah Langka di Ambon

10:52:00 AM
30/12/2009 09:39

Liputan6.com, Ambon: Menjelang akhir tahun, warga masih sulit mendapatkan minyak tanah di Ambon, Maluku, baru-baru ini. Sejumlah pangkalan minyak tanah diserbu warga seperti yang terlihat di agen minyak tanah di kawasan Jalan A.M. Sangaji, Ambon. Padahal minyak tanah di pangkalan ini dijual dengan harga melambung yaitu berkisar Rp 3.600 hingga Rp 4.000 per liter.

Bahkan sebagian pangkalan menaikkan harga minyak tanah hingga Rp 5.000 per liter. Padahal pemerintah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) minyak tanah Rp 3.200 per liter. Namun harga tinggi tidak menyurutkan warga membeli bahan bakar minyak ini. Sebagian terlihat membawa 10 jeriken ukuran lima liter. Mereka khawatir minyak tanah akan lebih sulit didapat pada saat Tahun Baru.

Menanggapi hal ini, Kepala Pemasaran Pertamina Cabang Ambon Putut Ardianto mengatakan, pasokan di Ambon normal karenanya tak terjadi kelangkaan minyah tanah. Kalaupun terlihat antrean di sejumlah pangkalan, itu hanya kepanikan warga saja.

Terjadi kelangkaan atau sekadar kepanikan warga, faktanya masyarakat Ambon memang kerap harus mengantre mendapatkan minyak tanah dengan harga di atas HET, setiap menjelang hari raya dan perayaan lainnya. Terakhir, ketika menjelang Iduladha, warga juga antre di sejumlah agen minyak tanah [baca: Warga Ambon Antre Minyak Tanah Lagi]. Pun demikian ketika menjelang Idulfitri [baca: Warga Ambon Masih Antre Minyak Tanah].(ZAQ)

http://berita.liputan6.com/daerah/200912/256661/Akhir.Tahun.Minyak.Tanah.Langka.di.Ambon
Read On 0 comments

Iming-iming Uang Sering Menjadi Jerat Pencabulan Anak

10:50:00 AM
Rabu, 30 Desember 2009 | 08:38 WIB

TEMPO Interaktif, Madiun - Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Kepolisian Resor Madiun Ajun Inspektur Satu Darvin mengatakan salah satu faktor penyebab munculnya kasus pencabulan terhadap anak-anak perempuan adalah kemiskinan. “Kondisi ekonomi ini yang biasa dimanfaatkan pelaku (pencabulan),” kata dia, Rabu (30/12).

Pelaku, lanjut dia, memberikan iming-iming uang atau barang berharga lain untuk memperdaya calon korban. Pada beberapa kasus, ditemukan juga pelaku menjanjikan bersedia menikahi calon korbannya dan membujuk dapat memberikan kehidupan yang lebih baik.

Sepanjang tahun 2009, Unit PPA telah menangani 12 kasus pencabulan terhadap anak-anak. Rata-rata mereka berusia 15 hingga 17 tahun dan masih berstatus sebagai pelajar. Kasus terakhir yang ditangani oleh Unit PPA kepolisian Madiun adalah yang menimpa seorang siswi sebuah Sekolah Menengah Atas di Kecamatan Dagangan. Pelajar berinisial EE dengan usia 17 tahun ini merupakan korban pencabulan yang dilakukan oleh Tumijan, 41 tahun, warga Geger. Di depan penyidik yang memeriksanya, EE mengaku terbujuk rayuan Tumijan yang bersedia menikahinya.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Ajun Komisaris Polisi Mochamad Zaini mengatakan kasus yang menimpa EE sedang dalam proses penyidikan. “Pelaku sudah kami tahan,” kata dia.

Dia mengatakan pelaku terbukti melakukan pencabulan terhadap anak. Polisi menjerat pelaku –Tumijan- dengan ancaman pasal 81 dan 82 Undang-Undang nomor 23 tentang perlindungan anak.

ANANG ZAKARIA

http://www.tempointeraktif.com/hg/nusa/2009/12/30/brk,20091230-216316,id.html
Read On 0 comments

Depkes Siapkan PP Rokok

10:49:00 AM
Wednesday, 30 December 2009 01:09

JAKARTA - Departemen Kesehatan menyiapkan rancangan Peraturan Pemerintah tentang rokok untuk mendukung pelaksanaan pasal rokok dalam Undang-undang Kesehatan (UU No 36/2009).

"Draf rancangannya sudah selesai, sekarang sedang dikaji di Biro Hukum, cepat karena pada dasarnya tinggal melengkapi draf revisi PP Nomor 19/2003," kata direktur jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Tjandra Yoga Aditama, tadi malam.

Menurut dia, setelah melalui pembahasan di Biro Hukum dan Organisasi Departemen Kesehatan, draf rancangan PP tentang rokok itu akan dibahas dalam pertemuan lintas-sektor yang hasilnya akan diserahkan ke Sekretariat Negara untuk kemudian diterbitkan.

"Sebentar lagi mudah-mudahan bisa terbit," kata Tjandra.

Ia menjelaskan, isi pokok PP tentang rokok antara lain meliputi pengaturan kawasan tanpa rokok, peringatan berupa gambar pada bungkus rokok, dan larangan menjual rokok kepada anak-anak, serta larangan menjual rokok batangan.

"Juga larangan penggunaan istilah 'mild atau light' pada kemasan rokok," katanya.

Rencana pengesahan FCTC
Tjandra menjelaskan, hingga saat ini pihaknya masih melanjutkan penyusunan rancangan undang-undang tentang pengesahan Konvensi Pengendalian Dampak Tembakau (Framework Convention on Tobacco Control/FCTC).

"Kajian sudah selesai. Tinggal tunggu pembahasan lintas-sektor," katanya.

Setelah sekian lama, akhir tahun ini pemerintah menyatakan akan mengesahkan FCTC. FCTC sendiri telah disepakati secara aklamasi dalam sidang Majelis Kesehatan Dunia (World Health Assembly/WHA) pada bulan Mei 2003. Penandatanganan FCTC mulai 16 Juni 2003-29 Juni 2004. Sampai akhir Februari 2004, perangkat hukum internasional yang akan mengikat negara peratifikasi itu telah ditandatangani 95 negara. Indonesia tidak termasuk di dalamnya.

Negara yang belum menandatangani FCTC setelah batas akhir waktu penandatanganan, seperti Indonesia, masih bisa mengikat diri kepada perjanjian tersebut melalui prosedur aksesi atau pengesahan tanpa harus didahului dengan penandatanganan.

Dengan mengaksesi FCTC, nantinya Indonesia terikat pada perjanjian internasional itu dan diberi tenggang waktu lima tahun setelah konvensi berlaku bagi negara bersangkutan untuk melakukan upaya legislatif, eksekutif, administratif dan atau upaya lain yang efektif terkait pelaksanaan konvensi.
(dat04/ann)

http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=77634:depkes-siapkan-pp-rokok&catid=77:fokusutama&Itemid=131
Read On 0 comments

Ulama: Melestarikan Lingkungan Hukumnya Wajib

10:47:00 AM
Selasa, 29 Desember 2009 23:40 WIB

Bogor (ANTARA News) - Melestarikan lingkungan merupakan sebuah kewajiban yang dikategorikan sebagai "sedekah jariyah" atau amal saleh yang pahalanya selalu mengalir, kata ulama yang juga ahli "fiqh" lingkungan, KH Thontowi Musaddad MA.

Kepada ANTARA di Bogor, Selasa, KH Thontowi mengatakan, dalam Islam melestarikan lingkungan merupakan perbuatan yang sangat dianjurkan dan terpuji. Setiap Muslim diwajibkan melestarikan lingkungan sebagai upaya mempertahankan ekosistem secara berkelanjutan.

"Melestarikan lingkungan dalam Islam merupakan perbuatan yang disebut sebagai "sedekah jariyah" bagi yang melakukannya, termasuk bagi yang menanam pohon, ia akan mendapatkan aliran pahala terus menerus sampai sesudah meninggal dunia," ujar KH Thontowi.

Thontowi yang kerap disapa sebagai "Ajengan Bendo" merupakan nara sumber tetap fiqh lingkungan pada program siaran langsung "Damai Indonesiaku" yang ditayangkan salah satu stasiun TV swasta.

Pada Minggu (20/12) lalu, ia tampil di Pesantren Darul Muttaqien, yang beralamat di Desa Jabonmekar, Kecamatan Parung, kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Thontowi melanjutkan, ada sebuah hadits Nabi yang berisi anjuran untuk melakukan pelestarian lingkungan. Hadits tersebut berbunyi: "Siapapun seorang Muslim yang melakukan penanaman pohon, kemudian apa yang ia tanam dimakan oleh burung, manusia atau binatang buas, tak lain yang ia lakukan kecuali sebagai shodaqoh yang pahalanya mengalir."

Ulama yang juga sebagai ketua Induk Koperasi Pondok Pesantren (Inkopontren) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tersebut menambahkan, pelestarian lingkungan juga sebagai wujud syukur kepada Allah SWT, yang telah menyuburkan tanah, dengan cara melestarikannya.

Selain itu, melestarikan lingkungan juga merupakan salah satu jalan mendapatkan ampunan Allah SWT. "Dalam hadits dikatakan bahwa seprang pelacur diampuni dosanya karena memberikan susu kepada seekor anjing yang sedang kehausan," ujarnya.

Pelestarian lingkungan dapat pula diartikan sebagai perbuatan saling menyayangi antar sesama mahluk Allah SWT, yang imbalannya berupa kasih sayang dari Allah SWT.

Thontowi menambahkan, pelestarian lingkungan lingkungan dapat diartikan sebagai upaya memberikan kegembiraan kepada semua mahluk hidup, sehingga setiap mahluk hidup dapat memetik keuntungan dari lingkungan yang lestari.
(*)

http://www.antaranews.com/berita/1262104814/ulama-melestarikan-lingkungan-hukumnya-wajib
Read On 0 comments

Prita Divonis Bebas

10:45:00 AM
Selasa, 29 Desember 2009 pukul 12:55:00

TANGERANG--Prita Mulyasari (32) terdakwa pencemaran nama baik melalui surat elektronika (email) terhadap manajemen RS Omni Internasional, Tangerang, Banten, divonis bebas oleh majelis hakim yang diketuai Arthur Hangewa pada sidang di PN Tangerang, Selasa. Amar putusan hakim menyebutkan Prita mengirimkan email kepada 20 alamat yang berisi 'Penipuan di RS Omni Internasional' agar diketahui orang lain.

Hakim mengatakan, bahwa tidak ada muatan penghinaan dalam email Prita dan didistribusikan kepada orang lain, maka pihak lain yang berkepentingan mengetahuinya. Hakim menyetujui pembelaan kuasa hukum Prita, Slamet Yuono dari Kantor OC Kaligis bahwa kliennya adalah korban dari suatu pelayanan medis RS Omni. Hakim berpendapat bahwa pencemaran nama baik melalui email tidak dapat dibuktikan sehingga harus dibebaskan dari tuntutan jaksa.

Prita tidak melakukan penistaan terhadap RS Omni, namun hanya memberikan kabar kepada pihak lain agar dapat menghindari dan berhati-hati terhadap praktik pada RS lainnya.
Dia pernah mendekam di LP Wanita Tangerang selama 21 hari karena dituduh mencemarkan nama baik RS Omni setelah mengirimkan email kepada rekannya berisikan keluhan akibat buruknya pelayanan.

Bahkan manajemen RS Omni melalui dr Grace Yarnela dan dr Hengky Gozal mengadukan Prita ke Polda Metro Jaya sehingga dilakukan pemeriksaan oleh penyidik, kemudian penyelidikan berkembang dan dia ditetapkan sebagai terdakwa. Namun istri dari Andry Nugroho itu akhirnya dijerat pasal berlapis yakni pasal 27 ayat 3 UU ITE dan pasal 310 KUHP pencemaran nama baik dengan serta pasal 311 KUHP.

Sebelumnya, Prita dituntut enam bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Riyadi di PN Tangerang, Rabu (18/11). Ibu dua anak dari Khairan Ananta Nugraho (3) dan Ranarya Puandita Nugroho (1) itu mengatakan sulit untuk melawan pihak yang lebih berkuasa. Sidang dimulai pukul 10.02 WIB, berakhir pukul 11. 29 WIB. ant/irf

http://www.republika.co.id/berita/98706/Prita_Divonis_Bebas
Read On 0 comments

Dana BOS Minim, Sekolah Hentikan Ekstrakurikuler dan Program Intra Sekolah

10:43:00 AM
Rabu, 30 Desember 2009 | 08:29 WIB

TEMPO Interaktif, Sidoarjo - Kepala sekolah di Kabupaten Sidoarjo mengeluhkan minimnya anggaran biaya operasional sekolah. Menurut mereka dana bantuan operasional sekolah tak mencukupi untuk memenuhi seluruh biaya pendidikan. Akibat keterbatasan dana ini sejumlah program kegiatan seperti ekstra kurikuler dan kegiatan intra sekolah lain dihentikan. "Kreatifitas siswa terganggu," kata ketua Majelis Kepala Sekolah SMP Sidoarjo, Ahmad Afani, Rabu (30/12).

Sedangkan, sekolah juga tak bisa memungut biaya pendidikan kepada orang tua. Lantaran pemerintah menjamin pendidikan dasar mulai SD hingga SMP bebas biaya alias gratis. Selain itu, kepala sekolah juga khawatir dengan ancaman pidana jika pungutan pendidikan tanpa dasar hukum yang kuat. Untuk itu, mereka meminta agar pendidikan operasional sekolah ditingkatkan.

Biaya operasional sekolah yang didanai melalui anggaran pendapatan dan belanja darah (APBD) Kabupaten Sidoarjo untuk siswa SD sebesar Rp 7.500 per siswa dan Rp 15 ribu untuk siswa SMP. Pada rancangan APBD 2010 ini, Dinas Pendidikan mengajukan penambahan biaya operasional sekolah, siswa SD meningkat menjadi Rp 15 ribu dan siswa SMP naik menjadi Rp 25 ribu.

"Anggaran dinaikkan agar guru lebih fokus mendidik," kata kepala tata usaha Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo, Ahmad Zaini. Jika anggaran tak dinaikkan dikhawatirkan akan mempengaruhi kualitas pendidikan di Kabupaten Sidoarjo. Untuk itu, ia meminta agar usulan kenaikan biaya operasional sekolah ini dipertimbangkan demi kelangsungan pendidikan.

Anggota komisi kesejahteraan rakyat dewan perwakilan rakyat daerah Kabupaten Sidoarjo, Mashuri mengatakan biaya operasional sekolah tak ada kenaikan. Alasannya, sebagaian dana tersedot untuk kepentingan pemilihan kepala daerah pada 2010 mendatang. "Anggaran terbatas, mungkin tahun depan biaya pendidikan sekolah dinaikkan sesuai kebutuhan," katanya.

EKO WIDIANTO

http://www.tempointeraktif.com/hg/pendidikan/2009/12/30/brk,20091230-216311,id.html
Read On 0 comments

Stok Gula Menipis, Harga Meroket

10:42:00 AM
Rabu, 30 Desember 2009 | 01:14 WITA

* Tembus Rp 12 Ribu Per Kg di Tingkat Pengecer * Ibu Rumah Tangga Mulai Menjerit * Kurangi Konsumsi Gula * Dinas Perdagangan Siap Operasi Pasar * Harga Sejumlah Sayuran Juga Naik Drastis

Makassar, Tribun - Harga gula di Kota Makassar dan sejumlah daerah di Sulawesi Selatan (Sulsel) meroket dalam satu pekan terakhir. Dari pantauan Tribun, Selasa (29/12), harga gula di tingkat pengecer sudah mencapai Rp 12 ribu/kilogram (kg) atau naik Rp 4.000 dari harga rata-rata sebelumnya pada bulan November lalu.

"Awalnya naik menjadi Rp 9.000 pada awal Desember, kemudian naik lagi menjadi Rp 10 ribu saat menjelang Natal dan terus naik sampai mencapai Rp 12 ribu," kata Ny Musfirah, warga Jl Kumala, Makassar.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kota Makassar, Takdir Hasan Saleh, mengakui adanya lonjakan harga yang sangat tinggi tersebut akibat stok yang berkurang di tingkat distributor.
"Gula menjadi komoditi yang dipengaruhi oleh kondisi dunia. Makassar saat ini dalam posisi kekurangan stok. Untuk mengisi stok akan dilakukan awal 2010. Meskipun distributor yang mendapat tender impor gula sudah ditetapkan tetapi barangnya belum masuk," jelas Takdir.
Sedangkan Kadisperindag Sulsel, Amar Kadir, yang coba dikonfirmasi untuk mengetahui kebutuhan dan stok gula di Sulsel belum berhasil dihubungi.
Telepon selularnya yang dihubungi berkali-kali sejak pukul 19.00 wita dalam keadaan tidak aktif. Tak jelas mengapa telepon selular pejabat eselon II ini yang baru beberapa bulan menjabat sulit dihubungi.

Dibatasi
Dalam kondisi normal, biasanya gula pasir dijual Rp 7.000 hingga Rp 8.000 per kg di tingkat pengecer. Pengelola Toko Subur Jaya di Pasar Terong, Suwandi (26), menjelaskan, meski baru saja Hari Raya Natal tetapi harga bahan-bahan kue di pasaran relatif stabil. Sedangkan harga gula sudah terkatrol di tingkat distributor.
Menurutnya, jumlah pesanan kepada distributor tidak bisa lagi dipenuhi sementara harga di tingkat distributor juga sudah mencapai Rp 9.000/kg.
"Kalau kami pesan 300 kg, maka syukur-syukur kalau sudah bisa penuhi 200 kg. Dalam dua pekan ini order selalu dipangkas bahkan bisa hanya sepertiganya yang diberikan," kata Suwandi.

Menghemat
Sejumlah ibu rumah tangga mengaku menghemat pemakaian gula menyusul naiknya harga bahan pemanis tersebut. Ny Nurhaedah, misalnya, mengurangi konsumsi hanya untuk kebutuhan minum teh dan kopi.
Itu pun takaran dikurangi dari biasanya dua sampai tiga sendok, menjadi hanya satu sendok. "Biasanya anak-anak juga pakai gula pasir yang dicampur dengan mentega di roti tawar saat sarapan pagi. Untuk sementara kebiasaan ini dibatasi," kata ibu dua anak yang juga PNS di Makassar ini.
Keterangan serupa juga disampaikan Ny Hartati yang mengaku menghemat penggunaan gula pasir karena sudah dua kali kesulitan mendapatkan di tingkat pengecer.
"Kalau saya bukan pada harga tapi sulitnya mendapatkan gula di kios-kios di sekitar rumah. Mungkin di supermarket atau di pasar besar besar masih ada tapi cukup jauh dari rumah," kata warga Antang ini.

Importir
Di Jakarta, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu berharap para importir gula kristal putih (GKP) menjual gula impornya dengan rentang harga yang wajar.
Dengan harga gula internasional saat ini, setidaknya harga gula impor bisa berada di kisaran harga Rp 9.500 hingga Rp 10 ribu/ kg.
Mari menjelaskan harga gula impor Rp 9.500-10 ribu/kg berdasarkan perhitungan jika harga gula internasional sebesar 700 dolar AS/ton setelah dihitung biaya-biaya pengangkutan dan biaya impor hingga ke Indonesia.
Menurut Mari, pihaknya sedang membicarakan dengan para importir untuk membahas berapa besar harga yang tepat untuk gula impor agar tidak terlalu membebani masyarakat.
Dia menambahkan saat ini harga gula di pasaran berada dalam rentang Rp 9.000-10 ribu per kg. Meski dibeberapa daerah seperti Sulsel mencapai Rp 12 ribu/kg dan di Padang, Sumatera Barat sudah mencapai Rp 15 ribu/kg.
Pada rapat koordinasi terbatas (rakortas) tingkat menteri bidang perekonomian, 24 November lalu menyetujui impor GKP sebanyak 500 ribu ton mulai 1 Januari sampai dengan 15 April 2010.
Impor ini untuk memenuhi kekurangan pasokan gula di awal tahun 2010 nanti karena stok gula akhir tahun 2009 tak mampu memenuhi kebutuhan gula sebelum musim giling (Januari-April). Rencanaya sebelum tanggal 10 Januari 2010 proses impor secara bertahap sudah bisa dilakukan.
Para importir yang ditunjuk pemerintah, antara lain, PTPN IX sebanyak 81 ribu ton, PTPN X 94.500 ton, PTPN XI 103.500 ton, PT RNI 85.500 ton, PT PPI 85.500 ton, dan Perum Bulog sebanyak 50 ribu ton.

Harga Sayuran
Harga sayur-sayyran juga ikut meroket. Harga cabe besar, misalnya, mengalami kenaikan dari Rp 5.000/kg menjadi Rp 12 ribu per kg. Sedangkan cabe keriting melonjak dari Rp 10 ribu naik menjadi Rp 12 ribu per kg.
Harga sayur kentang dan wortel juga terus melonjak sejak awal Desember ini. Harga berkisar Rp 12 ribu hingga Rp 15 ribu dari harga sebelumnya Rp 8.000 per kg.
Sedangkan harga wortel naik dari Rp 3.000 menjadi Rp 4.000 begitupun tomat sayur dari Rp 2.500 per kg menjadi Rp 4.000 sampai Rp 5.000 per kg. Kacang-kacangan juga mengalami kenaikan. Kacang tanah, misalnya, dijual Rp 14 ribu dari sebelumnya Rp 10 ribu per kg.
Pedagang sayuran di Pasar Terong, Arief (33), yang ditemui di Pasar Terong, menjelaskan, kenaikan sejumlah item sayuran tersebut sudah berlangsung sejak masuknya peralihan musim kemarau ke musim hujan.
"Harga dari pemasok sudah naik. Harga sayur tidak menentu biasa naik atau turun dengan cepat. Kalau sekarang ini kemungkinan karena pengaruh cuaca," kata Arief. Pasokan sayurann di kiosnya berasal dari Malino, Kabupaten Gowa dan Kabupaten Bantaeng.(cr4/axa)

http://www.tribun-timur.com/read/artikel/65727
Read On 0 comments

Jajanan Sekolah Banyak Mengandung Bahan Berbahaya

10:41:00 AM
Tuesday, 29 December 2009 18:08

MEDAN - Jajanan makanan di beberapa Sekolah Dasar di kota Medan disinyalir banyak mengandung bahan makanan berbahaya seperti formalin, boraks, dan rodamin. Untuk itu, orang tua diminta untuk terus mengawasi anak-anaknya untuk tidak mengkonsumsi jajanan berbahaya tersebut.

Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia Medan, Abubakar Siddiq, mengatakan ,dalam jangka panjang jajanan makanan yang mengandung bahan berbahaya tersebut, bisa menyebabkan kanker, sedangkan dalam jangka pendek akan menyebabkan gangguan pencernaan ujarnya.

“Di kota Medan sendiri, masih banyak ditemukan kasus jajanan mengandung bahan berbahaya. Hal ini terlihat dari hasil temuan Badan Pengawasan Obat dan Makanan Kota Medan beberapa minggu lalu yang telah menemukan jajanan mengandung bahan berbahaya disalah satu SD dikota Medan,” ujarnya, kepada Waspada Online, sore ini.

Untuk itu, lanjutnya, diperlukan adanya suatu pengawasan yang lebih ekstra lagi, baik dari BPOM, Dinas kesehatan dan juga pihak sekolah sendiri. Ini dilakukan untuk mengantisipasi agar tidak ada korban akibat jajanan berbahaya tersebut.

“Dan juga peran orang tua sangat diperlukan untuk terus memberikan penyuluhan kepada anaknya, untuk tidak sembarangan dalam membeli jajanan disekolah,” pungkas Abubakar.
(dat07/wol-mdn)

http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=77395:jajanan-sekolah-banyak-mengandung-bahan-berbahaya&catid=77:fokusutama&Itemid=131
Read On 0 comments

93 Persen Kasus Korupsi Berasal dari APBD

10:39:00 AM
Selasa, 29 Desember 2009

PALU -Perhimpunan Bantuan Hukum Rakyat (PBHR) Sulteng mencatat, dari 224 kasus korupsi dalam tiga tahun terakhir, sebanyak 93 persen berasal dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Dari total kerugian sebesar Rp53,169 miliar, baru Rp2,093 miliar yang dapat ditarik Kejaksaan Tinggi Sulteng.
Devisi Kampanye dan Manajerial, PBHR Sulteng, Ferry Anwar, Ahad (27/12) mengatakan, dari 224 kasus TPK tersebut 63 persen pelakunya berasal dari kalangan eksekutif-legislatif, sisanya berasal dari swasta.
“Bila pemerintah daerah tidak dapat memberantas korupsi, maka program percepatan pembangunan dan perekonomian daerah serta meningkatkan kesejahteraan rakyat, itu hanya program omong kosong,” kata Ferry.
Ferry menambahkan, selain akibat kelemahan pemerintah dalam usaha pemberantasan tindak pidana korupsi di daerah ini, penanganan kasus TPK juga belum menyentuh aktor utamanya, proses hukum yang belum menimbulkan efek jera, serta banyaknya makelar kasus.
“Untuk itu, kami menuntut agar pemerintah daerah lebih transparan dalam pengelolaan keuangan daerah, perlu peran serta seluru elemen dalam pemberantasan TPK,” katanya.
Dia menambahkan, penegak hukum dalam hal ini kepolisian dan kejaksaan harus melakukan reformasi institusi. PBHR juga menuntut agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengambilalih penanganan kasus TPK di Sulteng. (JOKO)

http://mediaalkhairaat.com/index.php?option=com_content&task=view&id=5018&Itemid=1
Read On 0 comments

Pemerintah Setuju UU ITE Direvisi

10:38:00 AM
Selasa, 29 Desember 2009 21:25 WIB

Jakarta (ANTARA News) - Departemen Komunikasi dan Informasi (Depkominfo) mengisyaratkan setuju untuk merevisi Undang-Undang (UU) No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), menyusul desakan sejumlah kalangan dan untuk menyerap aspirasi masyarakat.

"Kita siap diskusikan dan menerima masukan dari masyarakat," kata Menteri Kominfo (Menkominfo) Tifatul Sembiring menjawab pers dalam Jumpa Pers Akhir Tahun di Jakarta, Selasa.

Namun, Tifatul belum memastikan kapan target revisi dan usulannya disampaikan kepada DPR.

Tifatul hanya memastikan, UU ITE tersebut sejatinya tidak akan menyebabkan kepada pembredelan pers. "Pers tidak bisa dibredel, tetapi tidak bisa juga gampang memfitnah, pembunuhan karakter dan lain-lain," katanya.

Tifatul juga memberikan contoh terkait maraknya jejaring sosial yang dimanfaatkan masyarakat sebagai sarana berkomunikasi di dunia maya.

"Mestinya Facebook dan Twitter digunakan untuk bersosialisasi yang baik dan tidak digunakan untuk tujuan lainnya," katanya.

Terkait dengan polemik Luna Maya dan Infotainment, Tifatul secara pribadi menegaskan, hal itu tak ada delik karena Luna Maya dalam akun Twitternya tersebut tidak secara definitif menyebut siapa dan lembaganya.

Pada kesempatan tersebut Tifatul juga memberikan ucapan selamat atas vonis bebas bagi Prita Mulya Sari yang sempat didakwa melanggar pasal dalam UU ITE.

"Saya bahagia mendengar vonis bebas Prita. Kalau memang UU ITE harus dikoreksi, ya harus dikasih masukan," demikian Tifatul.
(*)

http://www.antaranews.com/berita/1262096708/pemerintah-setuju-uu-ite-direvisi
Read On 0 comments

Orang Makassar Akan Punya KTP Elektronik

10:33:00 AM
Selasa, 29 Desember 2009 | 23:14 WITA

Laporan: Mursalim Djafar. tribuntimur@yahoo.com

Makassar, Tribun - Berbanggalah menjadi orang Makassar karena Anda akan menjadi orang "pertama" di Indonesia yang menggunakan kartu tanda penduduk elektronik atau E-KTP. Makassar menjadi daerah percontohan penggunaan E-KTP.

Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Marzan A Iskandar, Selasa (29/12), program NIK ini sedang diujicobakan di Makassar, Padang, Denpasar, dan Yogyakarta.

"Program ini adalah proyek Depdagri, dan BPPT diminta membantu dari sisi kesiapan teknologi. Sebelum program E-KTP jalan, program NIK dulu yang diimplementasikan. Diperkirakan baru akan serius berjalan pada 2010, dan selesai 2011," kata Marzan.

Berbeda dengan KTP yang berlaku saat ini, di dalam KTP elektronik terdapat sebuah cip yang memuat biometrik atau sidik jari dari tiap orang yang memilikinya. Selain digunakan saat pilkada, KTP elektronik diharapkan dapat mempermudah proses-proses pendataan kependudukan.

KTP elektronik akan mulai diimplementasikan tahun 2010. Namun, hal ini diperkirakan baru menjangkau semua wilayah Indonesia pada 2012. (*)

http://www.tribun-timur.com/read/artikel/65609
Read On 0 comments

Akhir Tahun, Harga Bahan Makanan Merangkak Naik

1:14:00 PM
Sabtu, 26/12/2009 11:40 WIB

Ramdhania El Hida - detikFinance

Jakarta - Pada akhir tahun, harga-harga bahan makanan dan sembako mengalami kenaikan. Kenaikan itu terjadi akibat Hari Raya Natal dan Tahun Baru.

Harga beras mengalami kenaikan sebesar Rp 2.000. Di Pasar Pagi Rawamangun misalnya, untuk beras jenis Ramos, Pandan Wangi, dan lainnya, harga beras per kilo mencapai Rp 56-58 ribu per kilo dari harga normal sekitar Rp 52 ribu.

Menurut Nina, salah seorang pedagang di pasar ini, kenaikan harga ini tidak hanya untuk beras tetapi juga beberapa jenis sembilan bahan pokok (sembako) lainnya, seperti gula pasir, gula merah, tepung-tepungan, dan susu.

Menjelang tutup tahun ini, harga gula pasir naik sekitar Rp 2.000 dari kisaran harga Rp 9-10 ribu beranjak menjadi Rp 11-12 ribu. Tepung-tepungan seperti tepung terigu, beras, dan ketan naik sekitar Rp 1.000. Hal ini, tambah Nina, disebabkan dengan harga di penyalur yang naik dari Rp 65 ribu per karung menjadi Rp 71 ribu per karung.

Menurut Nina, kenaikan harga tersebut diperkirakan akibat musim hujan yang menghambat tersedianya beberapa komoditas ini. "Mungkin karena musim hujan kali ya, jadi agak susah pengeringannya," ujar Nina saat ditemui detikFinance di Pasar Pagi Rawamangun, pagi ini, Sabtu (26/12/2009).

Susu pun, tambah Nina, juga mengalami kenaikan. Untuk susu kental manis, kenaikan harga sebesar Rp 800 per kaleng. Namun, berbeda dengan mentega. Walaupun ada Hari Raya Natal, harga komoditas ini stabil pada harga Rp 10 ribu per kg. Begitu juga dengan minyak goreng yang stabil pada harga Rp 8,5-9 ribu.

Kestabilan juga terjadi pada harga telur ayam, daging sapi, dan daging ayam. Menurut Udin dan Yudi, penjual telur ayam di pasar ini, harga telur ayam stabil, yaitu berkisar Rp 12-13 ribu per kg. Harga ini sama baik sebelum maupun sesudah Natal.

"Natal tetap, sekitar Rp 12-13 ribu, standar lha," ujar Udin.

Pada beberapa waktu ini, harga daging sapi stagnan di angka Rp 60 ribu per kg. Namun, terjadi kenaikan pada jumlah pembeli dari sekitar 50%, "Biasanya kan 10 orang per hari, tapi beberapa hari ini naik, sekitar 15 orang per hari," jelas Andi, salah seorang penjual daging sapi di Pasar Rawamangun.

Daging ayam juga stabil pada kisaran Rp 20-30 ribu. Menurut Sari, salah seorang penjual daging ayam, terdapat kemungkinan kenaikan harga daging ayam pada akhir tahun nanti yang berkisar Rp 2-3 ribu per ayam. Harga yang stabil itu menyebabkan terjadinya peningkatan penjualan daging ayam.

"Ada penambahan penjualan ayam kira-kira 50 ekor pada Natal kemarin," ungkap Pur yang juga berjualan daging ayam di pasar ini.

Untuk komoditas cabe, bawang merah, dan bawang putih, kenaikan harga sedang melanda bawang putih. Rico, salah seorang penjual komoditas ini menyatakan bawang putih sedang mahal. Biasanya Rp 14 ribu bahkan kalau sedang murah bisa mencapai Rp 8 ribu per kg.

Namun, beberapa hari ini, harga bawang putih naik hingga kisaran harga Rp 15-16 ribu. Sedangkan untuk bawang merah, harga tidak bergerak di angka Rp 12 per kg. Berbeda dengan bawang putih, harga cabe merah terjun bebas dari sekitar Rp 30 ribu menjadi Rp 15-16 ribu.

Menurut salah seorang pembeli yang sering berbelanja di pasar ini, Zuriyati, harga sembako saat ini masih standar walaupun ada yang naik. Namun, kenaikan tersebut juga diimbangi dengan harga beberapa kebutuhan pangan lainnya yang stabil bahkan ada yang turun.

"Masih stabil dan masih terjangkau," ujarnya.

(nia/dnl)

http://www.detikfinance.com/read/2009/12/26/114008/1266120/4/akhir-tahun-harga-bahan-makanan-merangkak-naik
Read On 0 comments

Obat Bebas Bikin Sakit Makin Parah

1:12:00 PM
Rabu, 09 Desember 2009 15:00 WIB

Penulis : Ikarowina Tarigan

OBAT-obat yang umum diresepkan atau dijual bebas di pasaran (OTC) seringkali disalahgunakan atau justru berlebihan, sehingga memperparah penyakit yang sebelumnya hendak diobati. Misalnya, obat pereda sakit yang Anda gunakan untuk mengatasi sakit kepala malah memperburuk sakit kepala Anda. Apa mungkin? Jawabannya mungkin. Menurut para peneliti, hal ini dikenal dengan efek berantai dari obat. Berikut beberapa gejala efek berantai dari obat yang Anda gunakan dan metode terbaik untuk melepaskan masalah Anda.

Gigi terlihat kotor dan kumal
Pemicu: Pemutih gigi

Penyebab: Jika digunakan dalam jumlah sedang, pemutih dan strip akan mengangkat noda dari lapisan luar atau email."Tapi jika digunakan secara berlebih, pemutih bisa mengganggu lapisan dentin, sehingga gigi jadi terlihat tembus cahaya," terang Presiden American Society for Dental Aesthetics Irwin Smigel, DDS, seperti dikutip situs prevention.

Cara mengatasi: Pastikan menggunakan produk yang telah diterima resmi oleh badan pengawas obat dan makanan. Berhentilah menggunakan pemutih saat gigi runcing (yang agak gelap), baik di sisi kiri atau kanan 4 gigi yang di depan, mulai memutih dan memiliki warna yang sama dengan gigi yang di depan."Saat warnanya telah sama, Anda tidak akan mendapatkan manfaat lagi dan justru akan mulai merusak," tutur Smigel.

Hidung tersumbat terus-menerus
Pemicu: Spray hidung yang dijual bebas di apotek/OTC nasal spray

Penyebab: Produk ini mengandung vasoconstrictor oxymetazoline, yang mengencangkan pembuluh darah kecil untuk melegakan hidung mampat. Akan tetapi, menurut pakar alergi dari University of South Florida Richard F. Lockey, MD, produk ini juga bisa memperburuk pembengkakan dan pemampatan. Setelah beberapa hari penggunaan, pembuluh darah Anda akan kehilangan kemampuan untuk mengerut/menyempit. Kemudian, saat Anda berhenti menggunakan spray, saluran hidung akan membengkak. Dalam studi yang melibatkan 500 pasien dari sebuah klink alergi, 9 persen-nya menderita gangguan ini.

Cara mengatasi: Gunakan spray yang mengandung oxymetazoline tidak lebih dari 5 hari berturut-turutr, dan pastikan tidak pernah melebihi dosis yang dianjurkan. Jika merasa sudah mengalami efek berantai, segeralah berkonsultasi dengan dokter.

Kulit semakin memerah
Pemicu: Krim corticosteroid/cortisone yang diresepkan dan krim OTC

Penyebab: Meskipun produk ini bisa meredakan rasa gatal dan pengelupasan kulit akibat ruam untuk sementara waktu, tetapi juga bisa membuat kulit kemerahan. Menurut dermatologist dari UCLA Marvin J. Rapaport, MD, Anda kemungkinan mengalami efek berantai jika kulit Anda bertambah buruk saat atau setelah berhenti menggunakan krim, khususnya jika rasa gatal berubah menjadi sensasi terbakar.

Steroid bekerja dengan cara mempersempit pembuluh darah kulit, sehingga bisa menghilangkan tanda kemerahan dan iritasi yang menyertai. Akan tetapi saat menghentikan pemakaian steroid, pembuluh darah bisa bereaksi dengan cara melebarkan terlalu luas, sehingga semakin memperparah kondisi kemerahan di kulit.

Cara mengatasi: Gunakan krim OTC selama tidak lebih dari 7 hari, khususnya di area wajah dan selangkangan. Jika sudah menggunakan krim berbahan dasar steroid lebih dari 7 hari dan tetap mengalami bintik merah di kulit, ada baiknya berkonsultasi dengan dokter.

Sakit kepala berkepanjangan
Pemicu: Obat pereda rasa sakit OTC atau yang diresepkan dan obat-obat migrain

Penyebab: Gangguan berantai ini muncul saat penderita sakit kepala menggunakan obat-obatan tersebut secara berlebih. Para peneliti belum menemukan alasan pastinya. Tapi, mereka menduga bahwa obat-obatan tersebut mematikan produksi penghilang rasa sakit alami atau menurunkan ambang batas Anda dalam menahan rasa sakit.

Cara mengatasi: Hingga baru-baru ini, satu-satunya solusi adalah menghentikan penggunaan obat penghilang rasa sakit sepenuhnya. Akan tetapi, para peneleti dari Thomas Jefferson University telah sukses menggunakan obat pencegah migrain (Topamax) untuk menghentikan penggunaan obat berlebih oleh penderita sakit kepala. Begitu sistem Anda bersih, berkonsultasilah dengan dokter untuk menghilangkan penyebab gangguan yang Anda alami.

Hindari sepenuhnya: Tetes mata OTC (yang dijual bebas)

Tetes mata yang dijual di toko obat dengan kandungan tetrahydrozoline, terang presiden Florida Society of Ophthalmology Mark Sibley, MD, akan membuat mata terlihat kurang merah karena mengurangi aliran darah."Tapi, produk tersebut jika dipergunakan sekian lama bisa menghentikan pasokan nutrisi dan oksigen ke mata, sehingga bisa menyebabkan mata kering dan iritasi, membuat lebih merah dari yang sebelumnya." (OL-08)

http://www.mediaindonesia.com/mediahidupsehat/index.php/read/2009/12/09/1886/9/Obat-Bebas-Bikin-Sakit-Makin-Parah
Read On 0 comments

Selamat Datang

Blog ini diproyeksikan untuk menjadi media informasi dan database gerakan konsumen Indonesia. Feed-back dari para pengunjung blog sangat diharapkan. Terima kasih.

Followers


Labels

Visitors

You Say...

Recent Posts