Rabu, 24 Juni 2009 06:06 WIB
JAKARTA--MI: Layanan publik di Indonesia sudah saatnya melakukan revitalisasi agar semakin siap memposisikan diri sebagai pelayan publik sebenarnya. Ini perlu dilakukan karena layanan publik di Indonesia masih bertindak pilih kasih.
"Tidak jarang layanan publik di Indonesia masih mengutamakan memberikan layanannya hanya kepada orang-orang kaya saja. Itu yang harus diubah," ujar Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Aburizal Bakrie, pada pembukaan acara International Public Service Expo 2009-Revitalisasi Birokrasi Pelayanan Publik untuk Kepemerintahan yang Lebih Baik di Jakarta, Selasa (23/6).
Aburizal menyatakan bahwa revitalisasi layananan publik sudah semakin perlu untuk dilakukan karena dapat menjadi faktor pendukung majunya perekonomian Indonesia.
"Dengan melakukan introspeksi, pelayanan publik diharapkan akan semakin sadar akan fungsinya. Lalu semakin penting kualitas pelayanannya maka dengan sendirinya semakin mementingkan kesejahteraan rakyat Indonesia," tutur Bakrie.
Bakrie menyarankan enam hal agar layanan publik dapat semakin meningkat secara kualitas, yakni: ketersediaan layanan yang optimal, kemudahan rakyat untuk mengakses, biaya layanan yang sesuai sesuai kebutuhan, optimalnya kualitas kinerja semua layanan publik, penyesuaian layanan dengan situasi yang terjadi, serta pemberian berbagai fasilitas yang cuma-cuma yang tidak selalu harus didapatkan rakyat dengan membayar. (*/OL-04)
http://www.mediaindonesia.com/read/2009/06/06/81539/23/2/Layanan-Publik-Jangan-Pilih-Kasih

Post a Comment