Selasa, 14 Juli 2009 22:32 WIB
TANGERANG--MI: Sebanyak 118 murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kunciran VII,
Kelurahan Kunciran Indah, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Banten, terpaksa belajar secara lesehan karena tidak ada bangku dan meja.
"Rencananya besok kami akan membawa bangku dan meja belajar ke sekolah karena sudah dua hari anak saya lesehan dalam kelas saat menerima pelajaran dari guru," kata Syarif Salim, salah seorang tua murid di Tangerang, Selasa (14/7).
Ia mengatakan, para orang tua murid sudah menyampaikan masalah tersebut kepada kepala sekolah. Tapi sampai kini belum ditanggapi serius. Bahkan, orang tua murid rencananya pada Rabu (15/7) akan membawa bangku dan meja belajar agar anak mereka saat menulis tidak membungkuk yang menyebabkan badan menjadi pegal.
Murid yang belajar secara lesehan itu adalah kelas III dan IV. Sedangkan pada kelas lainnya proses belajar mengajar berlangsung normal dan menggunakan bangku dan meja.
Sementara itu, Kepala SDN Kunciran VII Muchtar Alamsyah saat dihubungi mengatakan bangku dan meja akan datang hari ini untuk menunjang proses belajar mengajar. Menurutnya, jumlah murid di sekolah itu sebanyak 503 orang, sedangkan yang terpaksa belajar secara lesehan sebanyak 118.
Ia menyebutkan, 118 murid itu belum mendapatkan bangku dan meja karena bangunan yang ditempati baru dan belum tersedia bangku dan meja. (Ant/OL-01)
http://www.mediaindonesia.com/read/2009/07/07/85305/38/5/118-Murid-SDN-Kunciran-VII-Tangerang-Belajar-Tanpa-Bangku

Post a Comment