Senin, 06 Juli 2009 10:34 WIB
GARUT--MI: Sebagian besar dari 12.117 warga Kelurahan Sukajaya di Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat, dalam 2.996 Kepala Keluarga (KK), hingga kini masih mengkonsumsi air tanah berbau.
"Bahkan 65 persen lebih penduduk kelurahan tersebut, masih belum memiliki septic tank serta sarana MCK," ungkap warga setempat termasuk Ny. Susi Budiani, 41, di Garut, Senin (6/7).
"Mendesaknya pemenuhan kebutuhan air bersih itu berulangkali disampaikan kepada pemerintahan setempat. Selain air tanah berbau, setiap musim kemarau masyarakat mengalami kesulitan air bersih kendati hanya untuk kebutuhan minum," kata Susi, yang juga Kepala Stasiun Radio Penyiaran Berita Green Leaves-FM Panawuan.
Sementara itu, Sekretaris Kelurahan Sukajaya Dedi Rosyana ketika dihubungi, mengakui, seringnya warga setempat mendesak pemenuhan air bersih termasuk pembangunan MCK. Hingga kini, dari sebanyak 18 RW dengan 65 RT hanya enam RW dengan 14 RT yang telah menikmati sarana air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Garut. Untuk 12 RW lainnya, pemenuhan air bersihnya bersumber dari air tanah yang sering mengalami kekeringan.
Padahal sejak 16 Maret 2004, kawasan itu telah berstatus Kelurahan, dari yang semula sebagai Desa, dengan waktu tempuh dari pusat Pemerintahan Kabupaten hanya sepuluh menit. (Ant/OL-04)
http://www.mediaindonesia.com/read/2009/07/07/83803/123/101/12.117-Warga-Sukajaya-Masih-Minum-Air-Berbau

Post a Comment