Rabu, 15 Juli 2009 pukul 07:09:00
LUWUK, SULTENG - Pengelola Bandara Syukuran Aminuddin Amir di kota Luwuk (ibukota Kabupaten Banggai) di Sulawesi Tengah mengaku belum memiliki alat serta petugas teknis untuk mendeteksi penderita virus H1N1 atau Flu Babi. Hal itu disampaikan oleh kepala bandara domestik tersebut JW Ratuliu, di Luwuk, Rabu (15/7).
Menurut Ratuliu, pengelola Bandara Syukuran Aminuddin Amir Luwuk, hingga kini belum mendapatkan konfirmasi dari Ditjen Perhubungan Udara Departemen Perhubungan atau pemerintah setempat untuk melakukan pencegahan masuknya virus Flu Babi di daerahnya melalui jalur udara. "Pihak kami hingga kini belum menerima surat edaran dari Dirjen maupun Pemda, sehingga pengelolaan bandara dilakukan seperti biasa," katanya.
Ia mengatakan, berdasarkan informasi yang ia terima dari Departemen Perhubungan, pengawasan terhadap penumpang yang masuk-keluar bandara khususnya dari luar negeri, untuk sementara baru dilakukan di bandara-bandara internasional yang ada di Indonesia.
Dengan demikian, katanya, Bandara Syukuran Aminuddin Amir belum mendapat prioritas untuk pencegahan penyebaran Flu Babi,
Kondisi itu terjadi terlepas selama ini, Luwuk menjadi tempat transit wisatawan asing yang berkunjung ke sejumlah daerah tujuan wisata di bagian timur Pulau Sulawesi. Bandara yang berada di pinggiran selatan calon ibukota Provinsi Sulawesi Timur itu setiap tahun disinggahi ratusan wisatawan asing asal Eropa, Amerika, dan Australia.
Wisatawan asing ini umumnya masuk melalui bandara internasional Soekarno-Hatta Tengerang, Juanda Surabaya, Hasanuddin Makassar, dan Sam Ratulangi Manado. Umumnya wisatawan asing ini berkunjung ke taman laut Kepulauan Togean di Teluk Tomini dan Cagar Alam Morowali di pinggiran Teluk Tolo.
Sekalipun demikian, Ratuliu berharap masyarakat di Kabupaten Banggai tidak perlu mengkhawatirkan masuknya virus H1N1 melalui bandara setempat. Semua orang asing yang berkunjung ke Indonesia sudah mendapatkan pemeriksaan ketat di semua bandara internasional di Tanah Air yang menjadi pintu masuknya. (ant/itz)
http://www.republika.co.id/berita/62405/Belum_Ada_Pendeteksi_Flu_Babi_di_Bandara_Luwuk

Post a Comment