Selasa, 14 July 2009
BUKITTINGGI Data dari WHO, Indonesia merupakan negara ke-4 dengan penderita diabetes militus terbesar di dunia. Diperkirakan terdapat 21,7 juta penduduk yang menderita penyakit itu.
Penatalaksanaan pada penderita diabetes perlu mendapatkan perhatian khusus, pendekatan tanpa obat dan pendekatan dengan obat sangat terkait.
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan kota Bukittinggi pada pembukaan acara seminar nasional dan workshop Senin (13/7) di gedung Balai Sidang Hatta.
Seminar itu juga dihadiri Ketua Dewan Pengurus Daerah Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia Sumbar, Prof. Dr Elfi Sahlan Ben Apt. Hadir sebagai pembicara Prof.Dr.dr. Asman Manaf, Sp.PD, KEMD, Prof. Assoc. Dr. Mohd Baidi Bahari, Prof.Assoc Dr. Syed Azhar Syed Sulaiman dan pembicara lainnya.
Seminar nasional dan workshop berlangsung 2 hari, dengan tema Peran Farmasi dalam Penatalaksanaan dan Konseling Pasien Diabetes Militus (Dalam Tatanan Farmasi Klinis dan Komunitas). (416)
http://www.hariansinggalang.co.id/index.php?mod=detail_berita.php&id=2475

Post a Comment