Gerakan Konsumen Indonesia
The only thing necessary for the triumph of evil is for good men to do nothing. (Kejahatan hanya bisa terjadi ketika orang baik tidak berbuat apa-apa). ---Edmund Burke

Waspadai Penggunaan Obat Berhenti Merokok

Rabu, 08 Juli 2009 17:00 WIB

Penulis : Ikarowina Tarigan

BERHENTI merokok tentunya baik bagi kesehatan jantung. Akan tetapi, jika Anda merupakan salah satu dari sekian banyak orang yang berupaya berhenti dengan bantuan obat (stop-smoking drugs) seperti Chantix dan Zyban, ada baiknya lebih berhati-hati. Pasalnya, berdasarkan peringatan badan pengawas obat dan makanan Amerika (FDA), obat ini bisa memicu gejala-gejala seperti pikiran-pikiran hendak bunuh diri, depresi, kebencian, serta perubahan perilaku lainnya. Karena itu, kedua obat ini akan dilengkapi dengan label peringatan "black box" untuk meningkatkan kehati-hatian pengguna.

"Kami ingin orang-orang menggunakan obat ini dengan hati-hati," terang Robert J. Temple, MD, direktur FDA's office of medical policy, seperti dikutip situs webmd. Berhenti merokok, menurut dia, merupakan tujuan yang tetap ingin dicapai. Dan, memberi peringatan mengenai obat ini, lanjut dia, bukan untuk menakut-nakuti pengguna tetapi untuk meningkatkan kewaspadaan mereka.

Sampai saat ini, masih belum jelas apakah kedua obat ini yang menyebabkan munculnya perubahan-perubahan perilaku. Para perokok mengalami ketergantunag pada nikotin, dan saat berhenti, tentunya bisa menimbulkan gejala-gejala yang aneh, termasuk keinginan bunuh diri. Akan tetapi, terang Curt Rosebraugh, MD, MPH, direktur salah satu FDA's drug evaluation units, laporan bunuh diri lebih banyak berasal dari pengguna Chantix yang masih merokok. Jadi, mereka belum sepenuhnya terbebas dari nikotin.

FDA mengaku telah mengikuti perkembangan laporan mengenai tindakan bunuh diri dan perilaku ganjil orang-orang yang menggunakan Chantix. Para pilot telah dilarang menggunakan obat ini dan FDA juga mengingatkan agar tidak mengoperasikan mesin-mesin berat saat menggunakan Chantix. Akan tetapi, hubungan perubahan perilaku dan Zyban, menurut FDA, relatif masih baru.

Zyban mengandung bahan aktif bupropion, obat antidepressant yang dijual dengan nama wellbutrin. Meskipun Wellbutrin dan antidepressants lainnya telah dilengkapi dengan label peringatan mengenai kemungkinan menimbulkan keinginan bunuh diri, peringatan seperti ini sebelumnya belum berlaku pada mereka yang menggunakan Zyban dalam upaya berhenti merokok.

"Perhatian kami sebelumnya fokus pada Chantix, sampai kemudian kami juga menemukan kalau Zyban juga mempunyai efek yang sama," tutur Rosebraugh. Menurut dia, FDA telah menerima laporan berupa 98 kasus bunuh diri pada pengguna Chantix, 14 kasus bunuh diri pada pengguna Zyban, 188 kasus upaya percobaan bunuh diri pada pengguna Chantix, dan 17 upaya bunuh diri pada pengguna Zyban. Jumlah kasus yang lebih sedikit pada pengguna Zyban, terang Rosebraugh, bukan berarti kalau Zyban lebih aman daripada Chantix. Hal ini karena lebih banyak pasien yang menggunakan Chantix.

Jika Anda juga menggunakan obat-obat ini, ada baiknya lebih berhati-hati dan mintalah keluarga Anda untuk memantau perubahan perilaku. Dengan begitu, ada bisa mempertimbangkan langkah yang lebih lanjut. Dan, yang terpenting, pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter.

http://www.mediaindonesia.com/mediahidupsehat/index.php/read/2009/07/08/1373/9/Waspadai-Penggunaan-Obat-Berhenti-Merokok
0 comments:

Post a Comment

Selamat Datang

Blog ini diproyeksikan untuk menjadi media informasi dan database gerakan konsumen Indonesia. Feed-back dari para pengunjung blog sangat diharapkan. Terima kasih.

Followers


Labels

Visitors

You Say...

Recent Posts