Minggu, 13 September 2009 10:53 WIB
BEBERAPA faktor risiko yang memicu hipertensi menjadi lebih berat antara lain, diet tinggi lemak jenuh, kolesterol tinggi, garam berlebihan, dan makanan yang diasinkan, makanan yang diawetkan, rokok, kopi, makanan yang bersifat ‘panas’ seperti daging kambing, obesitas (kegemukan), kuran akivitas fisik, usia, dan riwayat hipertensi dalam keluarga.
Biasanya saat Lebaran, makanan-makanan berbahaya ini banyak dihidangkan atau disajikan. Menghadapi godaan seperti ini, para penderita hipertensi harus bisa menahan diri terhadap godaan dan bersabar agar penyakit yang diderita tidak kambuh dan bertambah berat. Menurut Alwi Sahab, tidak hanya diabetes dan hipertensi, penderita asam urat juga perlu menahan diri terhadap makanan-makanan tertentu yang mungkin dihidangkan saat Lebaran. Bagi penderita gangguan asam urat, Alwi mengingatkan untuk menghindari aneka masakan yang terbuat dari jeroan seperti usus, limpa, paru, hati, jantung, dan otak, juga kacang-kacangan.
Jeroan dan kacang-kacangan, menurut Alwi, bisa bereaksi cepat bagi penderita gangguan asam urat. “Makan sedikit saja, akan langsung terasa. Jalan yang terbaik adalah hindari dan bersabar di hari lebaran,” kata Alwi.
Penderita penyakit asam urat dianjurkan memperbanyak minum air putih karena air membantu mengeluarkan asam urat melalui urin. Selain itu dapat mengeluarkan racun di dalam tubuh. (sin)
http://www.sripoku.com/view/18144/Pemicu-Hipertensi-dan-Asam-Urat

Post a Comment