Kamis, 17-12-09 | 20:05
MAKASSAR -- Ratusan siswa SMP Negeri 21 Makassar ujian semester dalam kondisi sekolah yang memprihatinkan. Sudah satu pekan ini sekolah yang terletak di kawasan Minasa Upa ini terendam air sekira 10 sentimeter. Hal ini membuat sebagian siswa terpaksa ujian di atas genangan air. Termasuk guru yang mendampingi mereka.
Selain ruang kelas, air juga menggenangi kantor, termasuk laboratorium dan ruang praktik keterampilan. Kondisi ini juga tentu saja membahayakan kesehatan siswa. Untung ada beberapa kelas di lantai dua, meski sulit diakses karena pelataran sekolah ikut terendam.
Kepala SMP Negeri 21 Makassar, Abdul Rahmat, mengatakan, kondisi seperti ini telah berlangsung sejak tahun lalu. Sekolah ini menjadi langganan setiap musim penghujan. Namun, belum ada solusi yang tepat.
Rahmat menjelaskan, genangan air ini terjadi karena tidak ada saluran pembuangan. Apalagi di sekitar sekolah ini menjadi permukiman warga. Sebelumnya, pernah membobol pagar agar air bisa keluar ke tanah kosong. Namun, jika hujan keras air akan kembali tergenang dan tidak bisa mengalir.
Rahmat mengatakan, beberapa pejabat kota telah meninjau sekolah ini. Sejumlah legislator periode 2004-2009, lanjut Rahmat, juga sudah berkunjung. "Hasilnya, tidak ada perubahan," kata Rahmat, Rabu, 16 Desember.
Disarankan Rahmat agar dibuat drainase yang bisa mengalirkan air sampai ke kanal yang terletak tidak jauh dari SMA Negeri 9 Makassar. Dia berharap, pihak terkait bisa secepatnya melaksanakan pekerjaan ini karena proses belajar-mengajar akan terganggu.
Meski terendam air, kemarin, para siswa tampak antusias mengikuti ujian semester. Ujian semester dilaksanakan sejak Rabu, 9 Desember. Namun, hujan deras keesokan harinya, ujian kemudian ditunda sampai 14 Desember dan berakhir hari ini, Kamis, 17 Desember. (syr)
http://www.fajar.co.id/index.php?option=news&id=76379

Post a Comment