Sabtu, 26 Desember 2009 | 9:22 WIB
Memasuki tahun baru 2010, PT KA Daops VIII Surabaya meningkatkan pelayanan umum dengan menggratiskan toilet umum di semua stasiun Kereta Api (KA) yang selama ini harus bayar Rp 1.000/ kali masuk.
Namun penggratisan toilet umum ini diikuti dengan kenaikan karcis peron (pas masuk stasiun non tiket) yang selama ini Rp 1.500 menjadi Rp 2.500.
“Penggratisan biaya toilet tersebut sebagai bentuk peningkatan layanan terhadap masyarakat,” ujar Execuitive Vice President (EVP) PT KA Daops VIII Surabaya, Judarso Widyono, Jumat (25/12).
Sebagai pilot project, kebijakan tersebut diberlakukan di enam stasiun besar dibawah naungan Daops VIII, yakni Stasiun Gubeng, Pasar Turi, Surabaya Kota, Wonokromo, Malang Kota, dan Stasiun Blitar. Konsepnya meniru apa yang dilakukan pengelola bandara yang menggratiskan biaya toilet.
“Bandara wajar memberlakukan penggratisan itu (toilet gratis), karena airport tax misalnya di Bandara Juanda mencapai Rp 30 ribu per orang. Kenaikan tarif peronnya nanti berdasar SK direksi,” imbuh mantan EVP PT KA Daops I Jakarta ini.
Ditambahkan, meski tiket peron dinaikkan, kontribusi kenaikan dipastikan tidak akan berarti apa-apa untuk menunjang keuangan manajemen. Karena, dalam sehari toilet yang ada di stasiun akan dijaga kebersihannya oleh petugas dengan 3 shift. Setiap petugas akan diberi honor sesuai upah minimum kabupaten/kota (UMK).
”Jadi yang dikedepankan disini bukan keuntungan, tapi peningkatan pelayanan,”sambungnya.
Ketua Divisi Jejaring dan Database Komisi Pelayanan Publik (KPP) Jatim Wahyu Kuncoro mengaku menyambut baik terobosan PT KA Daops VIII Surabaya. Karena layanan umum yang bagus memang harus dapat dinikmati oleh masyarakat tanpa harus membayar. Selain itu, terobosan tersebut juga dapat menghilangkan anggapan bahwa kondisi toilet bau, basah, dan air juga mampet. “Dan agar semua pihak ikut menjaga kebersihan tempat layanan publik tersebut, PT KA juga perlu kampanye agar semua pengguna toilet merasa ikut memiliki dengan terus menjaga kebersihannya,” terangnya. uji
http://www.surya.co.id/2009/12/26/toilet-gratis-peron-naik.html

Post a Comment