Saturday, 05 December 2009 12:10
MEDAN - Semakin rutinnya PLN memadamkan listrik pada jam-jam sibuk, membuat pelaku usaha kecil menengah (UKM) harus mengeluarkan uang esktra untuk berproduksi. Seperti yang dikeluhkan oleh pelaku UKM pembuat celana jeans, pembuat mukena dan pakaian sekolah, serta pembuat aneka makan.
WASPADA ONLINE
MEDAN - Semakin rutinnya PLN memadamkan listrik pada jam-jam sibuk, membuat pelaku usaha kecil menengah (UKM) harus mengeluarkan uang esktra untuk berproduksi. Seperti yang dikeluhkan oleh pelaku UKM pembuat celana jeans, pembuat mukena dan pakaian sekolah, serta pembuat aneka makan.
“Begitu usai lebaran, PLN langsung sesuka hatinya memadamkan listrik, padahal kita kan kerjanya bukan pas lebaran aja. Akibatnya kita harus mengeluarkan biaya ekstra untuk genset,” terang Yudi (34) pengusaha konveksi di Jalan Bromo Medan kepada Waspada Online, siang ini.
Akibatnya, keuntungan yang seharusnya jutaan per hari harus dipotong lagi beberapa ratus ribu, khusus untuk membeli solar demi kelangsungan hasil produksi mereka. Apalagi bagi usaha konveksi seperti mereka, ketepatan waktu dalam menyiapkan pesanan menjadi salah satu factor pendukung naik turunnya omset.
Semakin banyak hasil produksi yang mereka hasilkan, maka semakin banyak omset yang akan mereka dapatkan. Karena dengan ketepatan waktu dan hasil kerja yang maksimal, maka pengorder dan langanan mereka pun akan semakin bertambah. Namun karena seringnya mati lampu dalam kurun waktu yang lama, hasil kerja mereka pun tidak maksimal. Belum lagi genset yang mereka miliki tidak cukup untuk mengaliri semua perlengkapan listrik mereka.
Hal senada juga diungkapkan oleh pembuat kue kering dan basah di Jalan Gedung Arca Medan, Budi Susteyo. Pengusaha yang punya lebih dari lima toko kue di kawasan yang sama ini merasa khawatir dengan semakin seringnya listrik mati. Bisa membuat peralatan listrik muliknya seperti mikser, dan oven listrik rusak.
“Belum lagi kita harus mengeluarkan biaya lebih untuk pemasangan genset, kalau tidak kue kita yang ada dikulkas seperti black forest dan kue tar bisa meleleh,“ ujarnya dengan nada sedikit kesal.
(dat05/wol-yul/wol-mdn)
http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=71659:ukm-sesalkan-pln-padamkan-listrik&catid=77:fokusutama&Itemid=131

Post a Comment