Gerakan Konsumen Indonesia
The only thing necessary for the triumph of evil is for good men to do nothing. (Kejahatan hanya bisa terjadi ketika orang baik tidak berbuat apa-apa). ---Edmund Burke

Anjuran Aman Konsumsi Aspirin

Senin, 04 Januari 2010 17:00 WIB

Penulis : Ikarowina Tarigan

ASPIRIN mudah diperoleh di pasaran dan banyak orang yang membeli tanpa resep untuk mencegah serangan jantung. Akan tetapi, cara ini sama sekai tidak bijaksana. Sebelum mulai menggunakan, ada baiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk mengevaluasi risiko serangan jantung dan stroke Anda.

Mengonsumsi aspirin secara rutin setiap hari menguntungkan bagi mereka yang pernah mengalami serangan jantung atau stroke akibat penyumbatan arteri. Tapi, mengapa semua orang tidak dianjurkan menggunakan aspirin harian?

Masalahnya, terang pakar kesehatan yahoo Simeon Margolis, M.D., Ph.D., aspirin dosis kecil saja bisa menggandakan risiko perdarahan gastrointestinal. Selain itu, aspirin juga meningkatkan risiko stroke hemorrhagic akibat perdarahan di otak. Jadi, keputusan mengenai perlunya seseorang tanpa gejala penyakit jantung menggunakan aspirin secara teratur bergantung pada keseimbangan risiko perdarahan dan kemungkinan manfaatnya terhadap kesehatan kardiovaskular.

Risiko

Dalam Annals of Internal Medicine isu Maret 2009, the U.S. Preventive Services Task Force mempublikasikan rekomendasi penggunaan apirin berdasarkan review hasil-hasil percobaan. Percobaan-percobaan ini menunjukkan bahwa aspirin mengurangi risiko serangan jantung pada laki-laki yang tidak memiliki gejala penyakit jantung koroner (coronary heart disease/CHD) hingga setengahnya. Akan tetapi, aspirin tidak mempunyai efek terhadap risiko serangan jantung pada perempuan sehat.

Bagi Anda (laki-laki dan perempuan) sehat, belum terdeteksi gejala penyakit jantung apa pun, berikut anjuran Task Force mengenai penggunaan aspirin yang bisa menjadi panduan Anda:

Laki-laki berusia kurang dari 45 sebaiknya tidak menggunakan aspirin secara teratur untuk mencegah serangan jantung atau stroke

Perempuan berusia lebih muda dari 55 sebaiknya tidak menggunakan aspirin untuk mencegah serangan jantung atau stroke

Laki-laki yang berusia antara 45 dan 79 sebaiknya mempertimbangkan penggunaan aspirin jika kemungkinan menurunkan risiko serangan jantung lebih besar dibandingkan risiko perdarahan

Perempuan berusia antara 55 dan 79 sebaiknya tidak menggunakan aspirin untuk mengurangi risiko serangan jantung, tapi mungkin mempertimbangkan penggunaan aspirin untuk menurunkan risiko stroke jika manfaatnya melebihi bahaya perdarahan yang mungkin terjadi.

Untuk laki-laki dan perempuan yang berusia lebih dari 80, tidak tersedia bukti cukup untuk melarang penggunaan aspirin.

Yang perlu diingat, aspirin menurunkan jumlah serangan jantung dan stroke tapi tidak mengurangi jumlah kematian akibat gangguan kardiovaskular atau penyebab lain. (OL-08)

http://www.mediaindonesia.com/mediahidupsehat/index.php/read/2010/01/04/1991/9/Anjuran-Aman-Konsumsi-Aspirin
0 comments:

Post a Comment

Selamat Datang

Blog ini diproyeksikan untuk menjadi media informasi dan database gerakan konsumen Indonesia. Feed-back dari para pengunjung blog sangat diharapkan. Terima kasih.

Followers


Labels

Visitors

You Say...

Recent Posts