4 Januari 2010, 09:28
Proyek pembangunan rumah duafa di Desa Singgersing, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam mengecewakan karena sejumlah komponen bangunan kurang berkualitas. Foto direkam Sabtu pekan lalu.SERAMBI/KHALIDIN
SUBULUSSALAM - Terkait buruknya kondisi bangunan rumah bantuan layak huni di Desa Singgersing, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, para calon penerima meminta agar pihak kontraktor memperbaiki sejumlah komponen yang dinilai bermasalah. Hal itu disampaikan saat Serambi turun ke sejumlah lokasi proyek rumah bantuan, Sabtu pekan lalu.
Amilin, seorang calon penerima bantuan mengatakan nyaris tak ada komponen bangunan yang dapat diandalkan. Mulai dari awal pembangunan rumah bantuan tersebut terkesan asal-asalan dan ketika diprotes tak pernah ditanggapi. Seperti halnya pondasi, menurut Amilin tidak ditanam ke dalam tanah sehingga dinilai dapat mengurangi kekokohan bangunan. “Bisa dibuktikan, pondasinya itu tidak ditanam ke tanah,” kata Amilin
Tak hanya itu, lantai bangunan yang dipasang juga sangat mengecewakan karena tidak rata sehingga menimbulkan genangan air. yang paling parah terjadi pada kamar mandi, bahkan saluran pembuangan air dilaporkan tidak befungsi karena air yang mengalir bukan melalui pipa pembuangan namun masuk ke dalam bangunan.
Sebelumnya juga dilaporkan kalau atap rumah bocor-bocor dan beberapa kayu kusen pintu dan jendela tidak bagus alias dari bahan sembarang. Bahkan daun pintu rumah tersebut diduga dari bahan kayu putih atau dalam bahasa setempat sejenis geccih. Warga juga mengaku kalau kuda-kuda atap tidak dipaku kecuali hanya mengandalkan ikatan besi tiang sehingga mereka kuatir bila terjadi angin kencang. Kondisi serupa juga disampaikan warga penerima bantuan lainnya. Intinya, tiga penerima bantuan rumah di Desa Singgersing mengaku sangat kecewa dan berharap agar pihak pemborong memperbaiki kekurangan tersebut.
Seperti pemberitaan sebelumnya, proyek pembangunan rumah dhuafa yang dialokasikan oleh Pemerintah Aceh tahun anggaran 2009 di Kota Subulussalam sangat mengecewakan. Para calon penerima mengeluhkan buruknya kualitas komponen sejumlah bangunan seperti kondisi atap yang dilaporkan bocor, kayu dan daun pintu. (kh)
http://www.serambinews.com/news/view/20961/calon-penerima-minta-kontraktor-memperbaiki-rumah-bantuan

Post a Comment