Minggu, 17 Januari 2010 | 18:36 WIB
Sigit Nugroho
Jakarta, Warta Kota
Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI akan menambah jumlah drainase di jalan untuk mencegah terjadinya genangan jika turun hujan deras.
Kepala Dinas PU DKI Budi Widiantoro mengatakan, saat ini drainase dibangun setiap 6 meter dan pada tahun anggaran 2010 ini akan ditambah, dibangun setiap tiga meter.
"Juga akan dilakukan perbaikan terhadap mulut air dan tali air. Mulut drainase juga akan diperbesar sehingga kapasitas air yang dialirkan lebih besar," kata Budi, Minggu (17/1).
Tali air yang menghubungkan saluran drainase dengan saluran kanal air juga akan dibenahi dan dibersihkan untuk menambah kapasitas aliran air. "Perbaikan ini agar air cepat surut di jalanan," kata Budi.
Perbaikan dan penambahan saluran drainase di jalan itu disebut Budi harus segera dilakukan, mengingat usianya yang sudah tua, beberapa bahkan berumur lebih dari 40 tahun dan tidak pernah dilakukan perbaikan. Misalnya di sepanjang Jalan MH Thamrin dan Jalan Jenderal Sudirman yang sejak dibangun pada tahun 1960 belum pernai dilakukan perbaikan.
Tidak mengherankan jika setiap kali hujan deras melanda Jakarta, kedua jalan protokol itu tergenang karena drainase yang ada tidak mampu mengalurkan air dengan kapasitas tinggi.
"Idealnya lebar jalan dan drainase berbanding lurus. Jika jalan telah dilebarkan maka jumlah drainase juga harus disesuaikan atau ditambah," katanya.
Sementara itu, khusus untuk Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan MHJalanThamrin, Dinas PU juga melakukan penambahan pompa air agar genangan air yang timbul karena hujan dapat segera dialirkan.
Traffic Manajemen Center (TMC) Kepolisian Daerah Metro Jaya mencatat sedikitnya terdapat 10 titik lokasi jalan yang kerap tergenang usai hujuan turun, antara lain di Jalan Arteri Pondok Indah dan Jalan Gandaria arah Kostrad.
Air juga sering menggenang di Jalan Kemang Raya dekat Apartemen Mansion Kemang, Jakarta Selatan. Selain itu, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, dan Bundaran Senayan juga tergenang.
Di Jakarta Timur, genangan terjadi di Jalan Kebon Nanas, Jalan DI Panjaitan, dan MT Haryono dekat terowongan. (Antara/ink)
http://www.wartakota.co.id/read/layananumum/20030

Post a Comment