Rabu, 6 Januari 2010 | 18:22 WITA
MAUMERE, POS KUPANG.Com -- Jumlah pasien demam berdarah dengue (DBD) di Rumah Sakit Umum Daerah TC Hillers Maumere, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur membludak. Pengelola rumah sakit pun kewalahan karena kekurangan tempat tidur.
Akibatnya pasien DBD yang umumnya adalah anak-anak usia di bawah 12 tahun ada yang terpaksa sementara waktu ditidurkan di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit setempat. Jumlah tempat tidur untuk anak-anak hanya 38 buah, sementara jumlah pasien sampai saat ini mencapai 48 orang. "Jadi terpaksa sebagian pasien yang tidak tertampung di ruang anak ada yang ditidurkan sementara di ruang gawat darurat, maupun di ruang pasien dewasa perempuan," kata Direktur RSUD TC Hillers Maumere, Asep Purnama, Rabu (6/1/2010), yang dihubungi dari Ende, Flores.
Menurutnya, membludaknya pasien DBD itu di luar dugaan, dan kasus itu dimungkinkan merebak karena memasuki musim hujan, atau hujan yang tidak teratur.
"Kondisi demikian rawan merebak sarang nyamuk Aedes aegypti, apalagi jika masyarakat lalai melakukan 3M (menguras, mengubur, dan menimbun) untuk mencegah genangan air sebagai tempat subur sarang nyamuk," ujarnya. (kompas.com)
http://www.pos-kupang.com/read/artikel/41353/pasien-dbd-di-sikka-membludak

Post a Comment