Jumat, 15-01-10 | 20:02
Nasib Firman, Penderita Tumor
Laporan : Dede Salga
MAKASSAR -- Malang benar Firman yang baru berusia dua tahun lima bulan. Ibu Firman, Risma, terpaksa meminjam kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) agar anaknya bisa diberobat. Firman adalah penderita tumor di bagian perut.
Saat ini, Firman masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo. Tepatnya di Lontara IV, Kamar 1, Kelas 3. Tumor yang menggerogoti dirinya membuat berat badan Firman tersisa 14 kilogram.
Sudah empat hari Firman dirawat di rumah sakit milik Pemprov Sulsel tersebut. Hingga kemarin, kondisinya sangat menyedihkan. Dia tergeletak lemas. Tidak berdaya. Firman hanya bisa berbaring. Tubuhnya semakin kurus meski perutnya kian membesar.
Menurut Risma, dokter yang menangani anaknya mendiagnosa jika Firman terkena tumor. "Anak ini seharusnya sudah dioperasi," kata Risma, Kamis, 14 Januari.
Perintah dokter memang harus operasi. Namun, Risma tidak punya uang. Padahal biaya operasi Firman mencapai Rp 30 juta. Risma tak tahu dari mana dirinya bisa mendapatkan uang sebanyak itu
Untuk perawatan sehari-hari, Firman hanya mengandalkan kartu Jamkesmas tadi. Itupun milik Ferdi, keluarga Risma. "Kami tidak mampu membiayai operasi," lirih Risma dengan genangan air mata.
Firman memang harus dioperasi. Dia sudah tidak bisa lagi menelan minuman obat apalagi makanan. "Hanya air putih dan bantuan infus dari teman sekamarnya yang bisa membuatnya bertahan," kata Risma.
Kepala Bagian Hukum dan Humas Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo, Rahmiwaty Nashir, mengatakan, langkah medis terhadap Firman ditangani tiga bagian. Ketiga bagian itu adalah dokter perawatan, gizi, dan pemeriksaan darah.
Dia mengaku jika hingga kemarin Firman bisa menjalani operasi. Dia sendiri menyatakan tidak tahu kepastian penyebab tidak dilakukannya operasi. (*)
http://www.fajar.co.id/index.php?option=news&id=78975

Post a Comment