Senin, 11 Januari 2010 , 07:52:00
Soal DAS Manggar yang Tercemar
BALIKPAPAN - Badan Lingkungan Hidup (BLH) menyangkal jika disebut penanganan pencemaran daerah aliran sungai (DAS) Manggar lambat. Ini seperti yang dikatakan oleh Ketua Komisi II DPRD Balikpapan Mukhlis yang menyebut, pemkot terkesan lamban dalam menanganai pencemaran DAS Manggar oleh peternakan, khususnya ternak babi. Mukhlis menilai, masalah pencemaran ini sebenarnya sudah mencuat sejak 2007, tapi belum ada langkah konkret yang diambil pihak eksekutif.
Kepada harian ini Kepala BLH Syahrumsyah kemarin mengatakan, semua pihak yang menyorot masalah pencemaran DAS Manggar harus melihat dari segi persepsi dan prosedur sehingga tidak simpang siur. Pihaknya, kata dia, sudah melakukan dua upaya agar DAS Manggar bisa steril dari peternakan. Yakni, pemkot telah membebaskan lahan di satu kawasan pinggiran kota untuk lokasi pemindahan. Tapi, nyatanya warga setempat menolak kehadiran peternak-peternak tersebut alasannya dapat mengganggu permukiman karena bau dan limbahnya. “Karena adanya penolakan ini, rencana kita jadi terhambat lagi,” katanya kemarin (10/1).
Upaya lain yang juga sudah dilakukan adalah kerja sama dengan salahsatu kabupaten untuk menyediakan lokasi pemindahan. Tapi sayangnya, upaya ini juga gagal. Meski demikian, dia optimistis dalam waktu dekat lokasi peternakan bisa segera dipindahkan. “Mereka (peternak, red) mendukung saja dipindahkan asal ada lokasi,” terangnya. (*/ede)
http://www.kaltimpost.co.id/index.php?mib=berita.detail&id=49437

Post a Comment