Gerakan Konsumen Indonesia
The only thing necessary for the triumph of evil is for good men to do nothing. (Kejahatan hanya bisa terjadi ketika orang baik tidak berbuat apa-apa). ---Edmund Burke

Prokasih di Bekasi Butuh Dana Besar

Senin, 04 Januari 2010 08:18 WIB

BEKASI--MI: Program kali bersih (Prokasih) di Kota Bekasi membutuhkan dana besar mengingat banyaknya volume sampah dan sedimentasi yang memerlukan pengerukan agar fungsinya sebagai penampung air hujan dan buangan warga bisa berjalan optimal.

"Dibutuhkan dana miliaran rupiah setiap tahunnya agar sampah-sampah yang banyak mengotori dan menghambat aliran air jadi bersih serta pendangkalan di beberapa titik bisa diatasi secara bertahap," kata Yurisal, Kepala bidang tata air Dinas Bina Marga dan Tata Air di Bekasi, Jawa Barat, Minggu (3/1).

Sampai saat ini masih sering ditemukan masyarakat membuang sampah ke kali menggunakan kantong bahkan karung, belum lagi sampah rumah tangga yang dialirkan hingga terjadi penumpukan sampah di bantaran sungai.

Dana untuk membersihkan kali itu diharapkan bisa datang dari bantuan asing maupun APBN, provinsi dan kota, namun disayangkan untuk kegiatan pembersihan kali pada 2010 belum ada dana yang dialokasikan.

Saat ini saja setidaknya ada 50 kubik sampah di Kali Bekasi dan sampah-sampah tersebut mengganggu arus air hingga air jadi mudah meluap saat terjadi hujan deras. Ia mengatakan, selama ini program Prokasih hanya mengandalkan dana APBD Kota Bekasi serta peran serta masyarakat dan pihak swasta, padahal kegiatannya perlu lebih diperluas.

"Pada saat musim hujan beberapa titik di Kota Bekasi jadi mudah terkena banjir akibat luapan Kali Bekasi," ujarnya.

Kepala badan pengelolaan lingkungan hidup Kota Bekasi Dudy Setyabudhi menyatakan, diperlukan dana asing agar Prokasi bisa lebih cepat berhasil selain peran serta masyarakat. "Dana diperlukan untuk melaksanakan aksi nyata dilapangan serta peningkatan kesadaran warga untuk ikut bersama-sama menjaga kebersihan sungai," katanya.

Ia mengatakan, selama ini program Prokasih di Kota Bekasi belum tersentuh dana asing, sementara banyak institusi asing yang peduli dengan menjaga kebersihan sungai serta mempertahankan ekologi habitat di dalamnya.

Dengan sosialisasi yang bisa ditingkatkan melalui penyuluhan nantinya masyarakat akan bisa berperan serta dalam membersihkan kali di sekitar wilayah tempat tinggalnya sedangkan industri-industri dan pabrik akan dipantau termasuk oleh warga pembuangan limbahnya.

Kali Bekasi kini juga tercemar bahan bahaya beracun (B3) disinyalir berasal dari pembuangan limbah pabrik, industri, rumah sakit, dan industri rumah tangga. Untuk Kalimalang yang merupakan sumber air baku PDAM kota Bekasi, menurut Dudi relatif tidak tercemar dan limbah juga tidak diperkenankan dibuang ke sana.

Beberapa waktu lalu telah dilakukan kegiatan pembersihan sampah sepanjang Kali Bekasi dengan wilayah sepanjang 10 Km diikuti dengan pembersihan sampah. Kegiatan bersih sampah di Kali Bekasi tersebut diikuti 900 peserta dari mahasiswa pecinta alam, LSM lingkungan, warga masyarakat, serta pejabat dari Pemprov Jawa Barat dan kota Bekasi melibatkan 40 perahu dan kegiatan pembersihan dilakukan selama empat jam. (Ant/OL-03)

http://www.mediaindonesia.com/read/2010/01/04/115021/37/5/Prokasih-di-Bekasi-Butuh-Dana-Besar
0 comments:

Post a Comment

Selamat Datang

Blog ini diproyeksikan untuk menjadi media informasi dan database gerakan konsumen Indonesia. Feed-back dari para pengunjung blog sangat diharapkan. Terima kasih.

Followers


Labels

Visitors

You Say...

Recent Posts